Monday, September 26, 2016

Hening.

- bismillah -

Dalam doa2ku, tiba2 teringatkan rakan2 yang telah pergi dijemput ilahi.

It has been a long time. How are you? Resting in taman syurga? I wonder how peaceful it is...

As a friend, or more exactly an acquaintance, i can only 'reach' you through the knowledge that you have shared during our plkn.

You taught us of Allah's rememberance. You lead us the prayers and zikir.
You showed us how a practising muslim lives.

Thank you.
I am sorry for your family to have lose you at such a young age.
But in shaa Allah they have gain a lot from your presence when you were living with them before.

I thought of you everytime when i was able to reach ramadan, healthy and alive.
I start to appreciate my 'extra' time.
Who knows, i would be able to reach your shahid level too with my 'extra' breaths given...

Alfatihah.

Nota:
(1)
Daripada Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu katanya,, Rasulullah SAW telah bersabda : Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang berdoa kepadanya.”
(HR Muslim)

(2)
Diriwayatkan oleh sahabat Nabi bernama Talhah bin Ubaidullah, dia berkata: “Dua orang laki-laki dari Baliy datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan masuk Islam. Salah seorang dari keduanya lebih semangat berjihad dari yang lainnya, kemudian dia (orang pertama) pergi berperang sehingga dia menemui syahid. Sedangkan orang yang kedua masih hidup hingga setahun setelahnya, lalu dia meninggal dunia.

Kemudian aku bermimpi seakan-akan aku berada di pintu syurga. Tiba-tiba aku berada di sisi kedua laki-laki tersebut, setelah itu Malaikat keluar dari syurga. Malaikat itu kemudian mengizinkan laki-laki yang meninggal dunia terkemudian dari keduanya untuk memasukinya, kemudian ia keluar lagi dan mempersilakan kepada laki-laki yang mati syahid. Lalu malaikat itu kembali kepadaku dan berkata: ‘Kembalilah kamu, sebab belum saatnya kamu memperoleh hal ini.’

Keesokan harinya aku menceritakannya kepada orang-orang, mereka pun hairan. Mereka lalu memberitahukannya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan menceritakan kejadian tersebut. Maka beliau bersabda: “Perkara yang mana yang membuat kalian hairan?” Mereka menjawab: “Wahai Rasulullah, laki-laki (yang pertama meninggal) adalah orang yang paling bersemangat dalam berjihad dari yang lain, lalu dia mati syahid. Tapi mengapa orang yang kedua (laki-laki yang meninggal terkemudian) jesteru masuk syurga terlebih dahulu darinya?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Bukankah orang ini (laki-laki yang meninggal terkemudian) hidup setahun setelahnya?” Mereka menjawab: “Ya.” Beliau bersabda: “Bukankah dia mendapatkan bulan Ramadhan dan berpuasa? Dia juga telah mengerjakan solat ini dan itu dengan beberapa sujud dalam setahun?” Mereka menjawab, “Ya.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kembali bersabda: “Sungguh, sangat jauh perbezaan antara keduanya (dalam kebajikan) bagaikan antara langit dan bumi.”

It was related by Imam Ahmad in his Musnad (16/170) No. 8380 and by Ibn Majah, Sahih Sunan Ibn Majah by Sheikh Al-Albani (2/345, 346).
http://en.alssunnah.org/site-sections/qisas-alssunnah/40-2010-03-11-07-48-29

Wallahua'lam.

No comments:

Post a Comment

Bila kita akan kembali

Hanya pada Allah tempat kita bergantung. Jika ditakdirkan kita hilang segalanya dalam dunia ini, atau kita yang menghilang, maka harta duni...