Friday, August 5, 2016

T

- bismillah -

Saat kaca berita menghebohkan satu
rahsia, wajah mulus itu tersenyum redha,
telah tertulis janji setia hingga beberapa
purnama menjelma.

Demi ganjaran yg lebih tinggi, aku
memilih syurga daripada masa depan
ciptaan anganku. Korban, tapi tak siapa di
langit di bumi yang tahu, melainkan
Tuhan yang satu.

Korban, tapi entah taqwa itu wujudkah
untuk dipersembah pada Tuhan?

Ruang angan kecil yang dulu samar, kini
merebak membesar, tapi mengikis,
menghancur, satu per satu, bagai paru
yang diserang bubuk kecil TB.
Sakit di dalam, melarat, merebak...
Oh Tuhan hilangkan resah ini!

Di simpang perjalanan ini, terlalu banyak
tinggalan duka. Walaupun pelangi
seakan tidak pernah hilang, kadang
kabus ini menyesak kerongkong hingga
aku tak mampu untuk bernafas lagi. Aku
buta di bawah pelangi. Hingga di akhir
jalan, matahari sudah malap cahayanya.
Pergi.

No comments:

Post a Comment

Overnight changes

- bismillah - When i left malaysia for my study in jordan 6 years ago, i have nothing in my mind to worry for, except that it maybe the las...