Monday, August 29, 2016

great lesson from exams

- bismillah -

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ ، لَا إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ


(Ya Allâh, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau).

***

Saya masih ingat, petang itu, saya tak senang hati. Ada risau. Ada resah. Di atas kerusi biru di luar pejabat mak, saya duduk sambil berkali2 menatap ayat di atas dalam buku ma'thurat. Itu kali pertama saya rasa terlalu 'kena' dengan ayat-ayat itu. Itu kali pertama hati dan jiwa saya disapa oleh ayat istighfar ini.

Sebelum ini, jika orang sebut istighfar, maka hanya lafaz 'astaghfirullah' saja yang saya tahu. Tiada lebih.

Petang itu, adalah ketika saya baru selesai menjawab kertas 2 SPM, (tak ingat kertas berapa -,- tapi yang buat karangan tu lah). Sebab saya pilih soalan no 3, iaitu karangan bertemakan kenegaraan. Sesuatu yang rare. Yang saya pilih secara pulsatile. yang saya tahu saya sudah siap menjawab dan merasakan adalah terbaik berbanding jika memilih tema lain yang saya rasa lebih lemah dan susah. saya pilih, kerana merasakan soalan ini saya boleh skor.

hinggalah apabila selesai hantar kertas jawapan, tiba2 saya diserang rasa takut. apa jadi andai, keputusan bahasa melayu saya dalam spm merudum? apa jadi kalau bukan A+? apa jadi, kalau pemeriksa itu lebih suka tema cerita, tema yang panjang2, sedangkan karangan saya ketika itu isinya adalah kenegaraan, sebuah topik yang 'tegas' dalam penyampaiannya, fakta dan tidak menyeronokkan pun jika dibaca.

maka dengan izin Allah, saya mendapat tenang, percaya dan tawakkal dengan kalimah2 isitighfar ini.

Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, 

melalui peristiwa itu, saya belajar, untuk berbeza pandangan dengan orang lain. saya belajar, bahawa saya hanya boleh mengawal persepsi diri, tapi fikiran dan tindakan orang lain, semua itu saya hanya boleh minta tolong dengan Allah.

aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, 
maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.

atas apa yang saya buat, saya hanya boleh minta Allah sempurnakan kesudahannya. harapan yang saya ada, hanya Allah yang akan mendengar dan menjawabnya.

Tapi dalam ayat di atas, kalimah2nya terlalu mendalam, menyentuh jiwa yang sedang memerlukan kepada keampunan Tuhan. Sebuah jiwa yang tahu, dalam ujian dan dosa itu, sebenarnya nikmat Allah dalam lebih besar, lebih banyak.

i only have Allah to depend with.

i gave my best, and the result is actually belong to Him, it is all up to Him to decide what is the best for me.

***
Maka, peristiwa 6-7 tahun lalu terjadi lagi hari ini.

hari ni exam long case pediatric. alhamdulillah, Allah permudahkan.
soalan sudah mudah, doktor2 sangat baik, patients baik, saya sudah usahakan yang saya mampu (semua ini adalah dengan izin Allah.)

Thank you Allah, for everything i have and i want, and for everything You bestowed upon me. 

semoga Allah redha segala pemberiannya dan semoga diampuni segala kekuranganku,

***
(Nabi bersabda) “Barangsiapa mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk penghuni surga.

Sumber: https://almanhaj.or.id/3926-keutamaan-sayyidul-istighfar.html

No comments:

Post a Comment

Catatan ramadan 1438H #4

- bismillah - So, right there in front of the kaabah i was standing as a poor girl. No phone, no money, nothing. I only had a bottle of zam...