Saturday, December 31, 2016

My 2016

- bismillah -
What i want to achieve in my 24th chapter?

Bismillah dan tawakal utk tahun baru
Alhamdulillah utk tahun lama

2016 has been a very great year for me and family.
Allah cured the illnesses and sadness that we think not easily cured,
(measles, ptsd, traumatic post cataract, and much more that myb went unnoticed)
Fought the 11 final exams battle during 5th year,
Blessed ramadan in malaysia breaking fast with parents for complete whole month,
Survived 3-weeks learning and practising in hosp emergency department,
Had a great raya with all full house,
Pursuing final year,
And alive breathing well...

Alhamdulillah.

And not to forget that i got free 3 seats in a long international flight, slept well, comfortable and healthy, while after that i learnt there was a family who need to pay for extra seats to transport their stroke bed-ridden mom home.

Allah has been kind to all of us.
It is the matter of realising or ignoring our blessings...

Bismillah
Alhamdulillah

Thursday, December 29, 2016

Chill-est exam

- bismillah -

Hari ini dlm sejarah.
:)
Doktor UH angkat thumbs up cakap WELL DONE! dekat satu station osce...Allah...nikmat yg baru dapat di tahun akhir ;')

Sebelum mula exam, doktor2 resident cakap station tu doktor paling malignant, i keep calm and doa moga dpt doktor paling baik despite what ever they are saying....and alhamdulillah...station yg org kata susah tu la dapat thumbs up. Dan doktor banyak tolong...sebab i tak paham soalan :'( hahaha

Dan biasalah, station lain yg lagi senang, hehe tak dapat thumbs up pun, sbb soalan senang pun salah...hihu

Semoga kesudahan yg baik utk perjalanan ini.

Alhamdulillah.
Allah banyakkk tolong saya dan rakan2.

Malam exam saya tidur, sbb sakit kepala dan tak tahu nak study apa. Bangun awal lps tu study. Alhamdulillah.

Nabi pesan, kalau kita preoccupied our mind dengan dunia, kefakiran akan terletak di kedua kelopak mata. Jika fikir nak sangat skor, wailing kenapa aku tak boleh etc, akan bertambah2 rasa tak cukup dlm diri. Saya selalu rasa. Tp alhamdulillah this time for surgery, i decide to be sensible and fokus benda lain jugak supaya exam tu tak menjadi benda paling besar dlm kepala.

Penuhkan target quran, baca doa lebih, sembang dgn mak ayah...apa2 ja lah yg generate pahala utk fokus akhirat.

Saya tak kata saya baik, tp at least ni cara tak nak pecahkan kepala pikir masalah nak exam.

Cuba bayang, kita fikir exam exam exam, bayangkan tiba2 otw ke exam tu malaikat maut cabut nyawa...what was the last and biggest thing dalam kepala kita? Dunia atau akhirat?

Dan nabi pesan, tak bau syurga jika kita belajar sesuatu kerana habuan dunia.

Allah pun kata dlm quran, siapa nak dunia maka akan dapat dunia, tapi akhirat tak dapat apa.

Semua tu syaratnya, letak perkataan "semata-mata".

Allah kata kejarlah akhirat, tapi jangan lupa nasib kamu di dunia.

Allah kata doa orang yg beriman bukan sekadar minta dunia, tapi both dunia dan akhirat.

Chill ok?

Semua ni Allah izin dan tolong. Always ingat, kita ni sangat lah fakir kepada Allah. We are beggars for His mercy. Bila rasa diri fakir, sedarlah kita utk memohon dengan sungguh2.

Alhamdulillah.
Penuh miracles exam kali ni.
Semoga Allah dekatkan saya dengan segala kebaikan dunia dan akhirat.
Berdoalah, Allah akan beri kebaikan.
Terutama doa2 dari keluarga.
#anexamtoremember
#surgeryosce

Rotation habis setiap dua bulan, perjalanan Quran macam mana?
Satu bulan, satu juzuk ?
Takpa, mufti menk kata, 1milimeter pun dikira progress.

Selain tick progress perjalanan tahun akhir, jgn lupa tick progress quran...apa nk dicapai, apa nk belajar, apa nk dihafal/diulang

Semoga, hal dunia dan akhirat kita berjalan seiring.

#surahinsan
#surahtaha
#surahibrahim
#surahmaryam
Banyak reflection bab2 berdoa kepada Allah. Jom dalami! 😇

Wednesday, December 28, 2016

Exam surgery

- bismillah -

Ayah send ni di pagi exam.

Dulu ayah bagi ayat surah al-Insan.

Kalau mengadu takleh study, mak akan reply suruh istighfar.

Semua tu full of reflection, exam bukan semata mata exam.

Exam ni pun part of ibadah.

Thank you mak ayah atas doa kalian.
Terima kasih membimbing anakmu ini dengan iman dan islam.
Semoga Allah hadiahkan Jannah buat mak dan ayah. Amiin.

Alhamdulillah.

Doakan perjalanan hidup ini bermakna, ada berkat, dan dlm hidayah Allah.

😃😇

Thursday, December 22, 2016

You can only give others what you have with you

- bismillah -

Breaking.
You cannot give of a self that does not exist. Thus, self-care and self-preservation must be essential to your life if you wish to truly give of yourself to others. You cannot give charity from wealth that does not encompass your possessions, and you cannot give from a spirit that does not encompass your being. So invest in your emotional, physical, and spiritual wealth.
You can only spend from what you have.

—an excerpt of PAIN. From the Journal of Umm Zakiyyah

Read more:
USA: tinyurl.com/painuzjournal
UK: tinyurl.com/painuzjournaluk
Canada: tinyurl.com/painuzjournalca
Nigeria: tarbiyahbooksplus.com or facebook.com/AMABookshop/

eBook: ummzakiyyah.com/product/pain/

Wednesday, December 21, 2016

Time capture

- bismillah -

Alhamdulillah. Rotation surgery berbaki seminggu.

Hari2 rasa tak nak balik, rasa nak stay di hospital, but i never did that, eventually balik juga. Rasa nak buat PE banyak2 tanpa awkward, rasa nak masuk OT, yeah tapi semua tu tak buat pun. Tak go to the extra miles. Entah bila nak buat effort mcm tu, tunggu waktu elektif la kot.

Setiap petang balik, naik bas, dengan penduduk2 lain. Bersejuk, berhujan, berpanas, mcm orang local. Dan saya dah biasa balik sorang, jadi sebab tu ada banyak masa jadi pemerhati.

Tengok rumput dan pokok2 yang berubah ikut musim sepanjang jalan dlm bas yg tinggi, tengok perihal dan kelaku orang...
Kalau balik around zuhur/asar, mudahlah nak nampak orang solat tepi jalan, tepi bangunan...dan hati pun terdetik, aku dah solat ke belum? Dan doakan moga Allah terima amalan orang tu jugak....that feeling bila you tahu doa tu sampai :') being heard after all

Then tengok kedai2, peniaga2 kecil...ada ja lah rezeki mereka. Hari ni nampak muka sorang pakcik jual roti /kebab bakar berseri2 layan orang yg nak beli. Huhu. Makanan tu sangat tradisional, dan tak tahulah, after generasi dia yg menjual dan after generasi yg membeli tu, ada lagi ke scene mcm tu? That food akan pupus ditelan subway, mcd, kfc...huhu.

Dan yeah, setiap yg berlaku hari2 ni macam movie, eventually everything akan tamat. Mensyukuri keadaan jordan yg masih aman sekarang, penduduknya masih kuat berpegang dengan islam...

That feeling bila tengok kereta banyaak dekat hospital, dan tak pernah dengar kes curi kereta. (Moga Allah melindungi drpd berlaku seperti itu). Amiin.

This moment, i'll treasure it. Sebelum badai sekular dan hakisan nilai murni dan islamik mendatang, sebelum habisnya generasi sekarang.

Tengoklah malaysia sekarang.

Friday, December 16, 2016

Lapang

- bismillah -

A hadith narrated as below:
"Whoever makes the Hereafter his preoccupation, then Allah places freedom from want in his heart, gather his affairs, and Dunya (worldly life) comes to him despite being reluctant to do so.

And whoever makes Dunya his preoccupation, then Allah places his poverty in front of his eyes, make his affairs scattered, and nothing of the Dunya comes to him except that which has been decreed for him."
[At-tirmidhi]

As one of my friends has advised me, nothing in this world is according to our wants and needs. Sometimes, we lost because He wants to free us from false winnings. What is the point of winning when we already lose the moment we think we cant be on the losing team?

Kalau semua benda ikut kehendak manusia, huru hara jadinya dunia ni, kata sahabat saya.

Betul. Saya baru sedar. Nak sangat hidup ni ikut skrip manusia. Ah, bukankah skrip Tuhan itu lebih cantik dan meluas?

Allah tarik/kita tak dapat apa yg kita nak, sebab Allah nak bebaskan kita daripada kemahuan tu.

So what kalau tak dapat kahwin dengan orang yang kita nak?
Baik macam mana pun manusia itu, Allah takkan izin kedudukannya melebihi pergantungan dan harapan pada Allah paling tinggi dlm hati ni.

😃

Alhamdulillah. I learnt to discard one of false attachments from my life.

Tak sangka kan? Datangnya manusia sebagai ujian tanpa kita sedar kita meletakkan harapan dan cita2 padanya.

Terima kasih Tuhan, kerana menghilangkan harapan dan cerita2 palsu dalam angan ini.

Tuesday, December 13, 2016

Prayer for Aleppo halab muslims

- bismillah -

Today, in the news, it was said that the regime has entered Aleppo. When a regime entered a city of poor and helpless remaining civillians, you can expect the worst they can do to harm anybody within their sights. Rape, burn, massacre. Anything.

It rained from last night here in Jordan. My place i'm residing is not withing close range with aleppo, but i believe we share the same weather, climate and time. We even share the same temperature i guess. It is cold. Very cold, if you are living outside the house. Water runs along the road, with puddles and streams of rain water flow to lower areas. Everything is cold, wet and simply uncomfortable, especially when you are denied of electricity, heater, gas and what more denied from having peace.

I came home from hospital this afternoon, sitting by my side over the aisle is a syrian boy. He is the youngest in his family. His father was a doctor back then in syria. His eldest brother was about my age. His uncles and aunts are living across the world, they managed to flee the war zone. His family escaped to the neighbouring country, here. How do i know all these? Because his family is living in front of my house here.

They seems established, being able to find comfort and shelter here. But, it is an outsider judgement from me. Standing in their shoes, who can ever guess that one day we are living as refugees?

As refugees, you cannot work in the country you are getting sheltered. His doctor father, make living by other means. He cannot practice here.

Have anybody ever imagine, living a stable life as middle to upper class citizen in own's country, but in the blink of eyes everything changes?

During the whole journey back home in the bus, he just looked over the window, lost in deep thoughts that even the conductor had to tap him on his shoulder to ask for the fare.

May Allah guide him for his future as a righteous and practicing muslim.

Let us all pray for all the muslims in the world, of which Allah has make us connected through the bond of Faith Iman and Deen Islam.

Oh Allah, all these catastrophic events are signs of Your power, that You are the all-Knowing, the most merciful, have mercy on us, the living and the dead, the young and the old, grant us eternal happiness and tranquility, of which we firmly believe ever existed only in Jannah.
Oh Allah, whenever You have promised and guided us for Jannah, the world is just a brief of time where the eternal joy in Jannah isnt comparable with all the worst events combined in this world.
Oh Allah, grant us Jannah.

Amiin.

13/12/16
9.43pm
Winter - thunder showers 12°C

Saturday, December 10, 2016

surgery struggle

- bismillah -

alhamdulillah. i am breathing (still).

it has been tiring months, i am currently in surgery rotation, my 3rd rotation for the final year.

well, surgery is tough. every day starts with 8.00 am sharp morning report, 8.30 am we went to the ward to see patients and take good case from them, at 10am then the doctor (consultant/specialist/resident) will come to discuss cases with us and do some bedside teaching. at 11.30 am we are dismissed, and there are another two lectures/seminar awaiting at 1 pm. reach home only at 4pm, which has already been dark because it is winter now (maghrib/sunset at 4.30pm).

phew.

i am not complaining, but i remembered those days in obs & gyne rotation when i reach home at 10am~ i dont like it either to home so early.

well, now since that i spent the whole day outside, things start to be in mess inside my house, i admit that. especially my room.

struggling hard to juggle and balance everything.

but yeah, i am not perfect. and i am happy in my current state. eventhough it is very disturbing to not shine in ward rounds, to be timidly shy to give opinions, well, takkan habis kalau nak wailing pasal tu. who cares kalau salah jawab dalam round...who cares kalau krik krik tak tahu jawapan...

but

i care....
i hate it bila i am mute for the whole day
i hate it bila i cant understand what the doctor was saying (mix arabic)
i hate it when they ask simple question, too simple, and get laughed when i cant answer it.
(doctor explained everything in arabic, insert some jokes, everybody laughing, i struggle hard to rewind what he said and to search for the funny part, when suddenly a simple question shot for me....stuttered and processing hard, 'what did he just ask me about?')

well, i started not to bother much about that field of weakness. i just want to appreciate my final year moments.
i think bila Allah dah bagi sampai hospital itu pun dah big blessing. walking from home to the bus station, 30-minutes journey by bus to the university, another 15-min walk to the hospital. yes, all those strength and effort only come with Him.
yes Allah boleh bagi semua yg kita nak mintak, tapi sedarlah, yg kita dapat tu dah besar dah lebih dari apa yg kita mampu.

being grateful, makes us feeling better,

well, life is hard. but Allah is with me everyday. He will make it an ease for me. amiin.

pray pray pray,
moga saya makin cemerlang.

Saturday, December 3, 2016

Mom

- bismillah -

I can see it in your eyes
I can see it in your smile
You're all I've ever wanted, and my arms are open wide
'Cause you know just what to say
And you know just what to do
And I want to tell you so much, I love you

I long to see the sunlight in your hair
And tell you time and time again how much I care
Sometimes I feel my heart will overflow
Hello, I've just got to let you know
- Hello, Lionel R

Ps. Mom woke up in the middle of the night and texted me through Line checking up whether her daughter in the other continent is doing fine or not in the cold weather..i somehow think that her doa has made me warm in my blanket without needing the heater at all today..😃😭

Alhamdulillah. I believe every mother has always made doa for their children. Think of how your day and night progressed, how things become easy for you, how warm you are in the coldness of winter, these are maybe the answers of prayers by people who love us...

And if your mom is not with you anymore in this world, send doa for her for warmness and peacefulness, just like how she checks on you before, because a child's doa can reach his/her mother :)

May Allah grant our mothers who always reminded of their family members no matter how far they are, with His blessing and mercy. Amiin.

Monday, November 28, 2016

wad pediatrik

- bismillah -

Alhamdulillah. tadi on call di wad surgery bahagian urology. kebetulan turun ke wad pediatrik, ada pesakit urology di situ.

saya sedang berada di kaunter depan, tengok fail pesakit dalam komputer. tiba2 datang sorang budak perempuan, bercakap2 tak berhenti. tapi sayangnya tak ada suara...di tekak nya ada stoma..baru lepas bedah

dia cakap tak henti2 walaupun saya tak faham apa dia nak sampaikan.
saya melutut dan cuba dengar apa dia nak sampaikan,
dan dia pun cuba tarik tangan saya nak ajak ke mana ntah...

kemudian mak dia datang...senyum

tanya khabar umur, nama....rasa bersalah nak tanya sakit apa anaknya itu...kot lah mak dia sedih

tapi budak tak sedih, tak frust walaupun orang tak faham apa dia cakap...

semoga lepas2 ni dia elok balik.

but i love it when she approached me and my friend, the way she talked - more like telling story - dengan semangatnya, and the way she brave enough to take my hand and when i offered mine to her. the moment when she talked while i sit before her...

i love you...get well soon and may you have a very bright future dik!

Friday, November 25, 2016

Blessings

- bismillah -

Alhamdulillah. Sekarang sudah masuk musim sejuk. Mungkin yang terakhir di bumi ini kerana tahun depan saya bakal berangkat pulang!

Alhamdulillah.
Kepada Allah segala kesyukuran kita limpahkan
Yang memberi nikmat sejuk dan panas,
Tempat berteduh, air panas dan heater...
Semua itu perkara besar, tapi kita mudah saja terlepas pandang.

Allah.

Semoga Allah limpahkan juga kemanisan iman kepada mereka yang homeless, pelarian, petugas kemanusiaan dan keselamatan,
Yang tidur entah bertilam atau tanah,
Yang merekot sendi kesejukan,
Moga dipermudah urusan berwuduk dan solat,
Semoga nikmat sejuk ini tidak menjauhkan hamba2 daripada rahmat Tuhan.

Dan aku akan terus meniti kehidupan ini, dalam fasa2 baru sehingga hari aku bertemu Allah.
Doa, takkan terhenti hingga mengecap nikmat sebenar di akhirat kelak.
Jangan pernah settle down di zon selesa, kerana ini bukan destinasi kita utk berlabuh!

Tuhan, aku cintakan Mu!
Dalam senang dan susahku, dalam sejuk dan panasnya dunia sekelilingku, jangan pernah tinggalkan aku terkapai di sini...

Mengejar impian, untuk bertemu Tuhan pada hari yg paling baik...

😭

Thursday, November 17, 2016

Wanita yang bersyukur

- bismillah -

Ada wanita yang diuji dengan persoalan berasa tidak cukup dengan kecantikan fizikal, ada pula yang diuji dengan berasa tidak cukup dengan kareer/pencapaian akademik... dan banyak lagi isu lain ie anak, harta, pemberian suami...

Selamanya hati wanita takkan pernah salim dalam ketenangan selagi setiap nikmat dunia ingin dikecapi sepenuhnya.
Kerana bagaikan air laut, makin diminum makin haus.

Beruntunglah, jika dapat bangun dari hambatan ini. Kau takkan tercungap berlari jika kau tak mengizinkan 'mereka' mengejarmu. Berikan definisi 'pencapaian' dan 'berjaya dalam kehidupan' pada tempat yang hakiki. Janganlah menjadi mangsa yang dikejar oleh sesuatu bernama 'paling cantik', 'paling tinggi darjatnya', 'paling bahagia rumah tangganya', 'paling kaya kerjayanya',  kerana mengejar 'paling' 'paling' itu, memiskinkan kekayaan sebuah hati.

Bukankah, nafas yang sempurna hari ini sudah merupakan nikmat yang besar?

***
Ciri nafas sempurna dan normal:
-Kadar 12-20 nafas seminit
-Rima rentak tidak tercungap, tak terhenti, xsemput
-Tidak terlalu dalam, tidak terlalu sedikit tarikan nafas (jika terlalu sakit, atau patah tulang dada, maka pesakit tak akan boleh bernafas panjang seperti biasa)
-Tiada bunyi tambahan (tanda ada sekatan/tercekik - pernah dengar bunyi lembu sembelih korban?)

Bersyukurlah, wahai farhana dan rakan2nya.

Apa Allah beri sentiasa cukup, tak perlu persoalkan. Yang layak disoal ialah, adakah kesyukuran kita sudah cukup? Tidak.
Selamanya, hakikat hamba takkan mampu menyaingi kebesaran Tuhannya, dalam apa ruang sekalipun.

Allah maha besar.
Lebih besar daripada apa yang kita fikir kita ada atau tiada,
Lebih besar lebih penting lebih utama daripada masalah yany kita fikir kita hadapi.

Monday, November 14, 2016

Supermoon

- bismillah -

Malam ni supermoon. Sebenarnya, tak ada fenomena ini pun saya suka tgk bulan. Pernah senyum sorang2 bila balik dari hospital dan intai bulan di sepanjang perjalanan, dia sentiasa ada di tempatnya!

Dan sejak kecil, dalam kereta nak pergi rumah tok, memang saya obses dengan bulan. Cuma dulu, saya percaya bahawa bulan mengekori kereta ayah!

Dan bulan juga, pernah jadi saksi, bahawa bolak baliknya hati ini. Semoga apa yg bulan saksikan itu adalah kebaikan sepanjang perjalanan, berintikan elemen takut dan harapan hanya pada Allah.

Alhamdulillah, atas nikmat mencintai bulan.

Sunday, November 13, 2016

It has been 2 years

- bismillah -

Sabar.

Good things will come for those who are patiently waiting. At least, if not in the beginning, it will be at the end of the jouney.

Allah, make my dreams come good and come true.

<3

Sunday, November 6, 2016

Syukur

- bismillah -

Alhamdulillah. Sekarang tengah rotation surgery.

3/5 rotation tahun akhir.

Doakan dipermudah dan berjaya.
Semoga Allah redha, rahmati dan ampunkan dosa2 saya.

Dan doakan semoga dipermudahkan urusan bertemu pasangan soleh dan membimbing. Dan semoga hati dan jiwa saya sentiasa terjaga.

Amiin.

***
Ada baca status adik junior cakap tak nak kahwin, nk penuhi kehendak diri dulu, dll. Urm. I respect her opinion, but, i think that lies at the bottom of maslow triangle.
Penuhi sunnah is one kind of achieving self-actualisation state, to start build a family and get involved in the community..bukan saja2 Nabi suruh usahakan dan bukan sekadar perkara 'nature call'.

Thursday, November 3, 2016

Where does study drive us to?

- bismillah -

Cuba tanya diri sendiri, if i am to die right after the exam, will i end in jannah or not?

And by thinking that way, you want your study to be one of good deeds that you will be rewarded.
You dont want your study is just for the sake of dunia.

You would have want your study to be part of your ibadah,
Not a mere 'waste' of life thinking only about dunia just like gathering wealth and luxuries (without good purpose of doing so).
And wishing your study is one of your preparation to meet Allah.

Oh Allah, i study so that i want to be near You, to acknowledge Your power, the sole Creator of all, to appreciate and be thankful to You more, because with increasing knowledge about the creatures will help to be more mindful of the Creator. And hopefully with such knowledge that we are learning, we are able to understand Your revelations more well and able to feel at ease with it, not to be burden by it.

Think and begin with the end in mind. 😉

Wednesday, November 2, 2016

Doa

- bismillah -

Manusia selalu berdoa, tanpa putus asa. Dan apabila diperkenankan doanya, tiba2 dia menjadi tidak bersyukur.

Terlalu leka dengan pemberian, adalah tidak bersyukur.
Tidak berpuas hati, juga ciri tidak bersyukur.
Malah, berasa berat menerima/mendapat sesuatu yg dahulunya dia sering meminta, adalah juga ciri tidak bersyukur.

Berlapang hatilah dalam meminta. Dan menerima.

Sungguh, Allah maha berkuasa dan memperkenankan doa hamba2-Nya 😃

Sunday, October 30, 2016

Exam o&g

- bismillah -

Farhana, ingatlah bahawa segala daya dan upaya adalah milik Allah.
Moga what ever will happen, moga hati masih firm penuh syukur dan iman.

Allah.
Sabar.
Dan teruskan melangkah.

واعبد ربّك حتّى يأتيك اليقين
Dan sembahlah Tuhanmu hingga sampai al-yakin (sesuatu yg pasti/kematian/hari kiamat)

Semoga pergi exam and endure the hardship are parts of ibadah and amal soleh.

Too many things to reflect.
That's why i love exams, they are among ways to realise that Allah is the most suficient but i am the poor.

والله الغنيّ وانتم الفقراء
Dan Allah yang maha kaya, sedangkan kamu manusia adalah yg fakir

Sungguh, kita memerlukan Allah dalam setiap tinggi dan rendah roda kehidupan berputar.
Semoga farhana tak lupa.
Amiin.

Friday, October 28, 2016

countdown 45

- bismillah -

Kerana satu luka yang telah ditampal plaster dengan baik, tak perlu dibuka lagi sekali walaupun doktor masih ada di depan mata.

Jangan menghidupkan harapan baru atas sebuah kepasrahan lama, kelak menjadi luka kedua di tempat yang sama.

Berkali aku kongsikan di blog ini,
sebuah cerita 'cinderella' versi 2013, dengan sequel pada 2016.
Siapa sangka, surat yang telah siap dikarang kepada 'putera raja' untuk hari pertabalannya takkan dapat kusampaikan.

Tuhan mengajarkan aku bahawa,
Kisah takdir-Nya adalah tanda kebesaran-Nya.

Semoga kesudahan yang terbaik adalah milik orang yg bertaqwa.

Sunday, October 23, 2016

Waffle incident

- bismillah -

Only the one with purest taqwa will attain Jannah.
But dont forget, the best of all sinners is the one who repents.

Today i (want to) make some waffles, but things went wrong when the waffles get stuck inside the waffle maker. It just wont come out. So i only got to eat the upper crust, because the bottom layer was left stick to the surface.

I spent a very long time cleaning the surface, from after performing solat zuhur until i heard the azan for asar prayer. Since it has a non-stick coating, i have to be careful not to scratch it hard. I used a wooden spatula in the beginning but when things get long, a fork comes for rescue.

Well, it was very distressing. Not being able to eat a proper lunch, having to scratch gently yet the batter had harden with time, i cant help but feeling very anxious, angry and sad. I suddenly realised i was in trouble, big trouble. I think it was very nuisance and troublesome to do the cleaning job while my other friends are blessed with studying for exam in their rooms. Why is it me who happen to be one wasting her time in the kitchen: not eating, hungry, and working?

Until i take a deep breath and utter astaghfirullah.

Astaghfirullah.

This trouble, this 'hardship' of removing harden waffle from the non-stick surface, is one of the ways that Allah grant for me as ways of repentence. Every hardship in a believer's life is a chance of erasing previous sins, even in the event of a finger being prickled by a needle.

And suddenly i found one of the way out.
I feel more calm.
I was able to think more clearly.

I pour small drops of water and let it dissolved the harden batter. It was easier to remove then.

And i just remembered a verse from Quran, even there is a hadith mentioning about it, that:

What ever the situation is i am in, or who the person is, whether they are possessing threats and harms, or even offering kindness, they wont be able to cause us any harm nor benefit at all, except under the Will of Allah. It means, any harm or benefit that we shall get in life is only up to the decree of Allah.

La amliku li nafsi dharran wa la naf'a
Illa ma shaa Rabbi

I might think 'spending my time in the kitchen and not being able to study' can do me harm, but if instead Allah says that through this situation i will obtain goodness and blessing, then i will get it. Vice versa.

I pray that my previous sins are forgiven during this event. Amiin.

And i must believe, i have no absolute power over my self for any kindness or harm, but Allah has always grant us choices to make in life. Allah is the one who give me blessing and goodness, or harm (nauzubillah), not solely from my own action.

La hawla wa la quwwata illa billah.

May the incidence teaches me for the future:
- to be patient with unexpected situation
- to deal hardship in life with positivity
- to seek Him for the way out from difficult situation
- to ask for His forgiveness often
- to always believe that only Allah have absolute power over me

This is what i learnt. Among the simple things that makes my life thoughtful.

May Allah bless me with His unlimited mercy and blessing. Amiin.

Wednesday, October 12, 2016

Redha Allah

- bismillah -

Janganlah bebankan dirimu dengan kerisaun tentang dunia kerana urusan dunia milik Allah
Janganlah bebankan dirimu dengan kerisaun tentang rezeki kerana rezeki datang dari Allah.
Janganlah bebankan dirimu dengan kerisaun tentang masa depan kerana masa depan di Tangan Allah
Apa yang engkau perlu risau hanyalah satu perkara sahaja, iaitu bagaimana engkau membuat Allah redha kerana sekiranya engkau membuat Allah redha, Dia akan redha padamu. Apabila Dia redha padamu, Dia akan melindungimu dan mencukupkan keperluanmu – Imam Ibn Qayyim

Copied dari FB usth Maznah Daud

Kebetulan naik di newsfeed fb.

Saya merindukan saya yang suatu masa dulu, hanya ada dua perkara dalam hidup ini:

-Khauf
-Rajaa'

-Takut
-Harap

Yang hanya pada Allah.

Ketika Allah izin saya letakkan tawakkal paling dalam sewaktu melangkah ke PLKN seorang diri

Ketika ditinggalkan di INTEC, masuk rumah dan berkenalan

Ketika menjejak kaki ke KLIA buat kali pertama --- dari perlis dengan Naza Ria pinjam setelah Gen2 rupanya tamat road tax yang disedari di sempadan negeri kedah-perlis

Ketika berpindah tempat duduk, entah siapa bakal duduk dalam flight --- kali pertama

Kenapa, saya bertanya pada diri, hanya kali pertama saja saya paling bertawakal?
Paling takut dan paling berharap?
Bukankah, pengulangan itu ialah peluang baru membaiki amalan?

Perjalanan yang saya lalui ini, signifikannya ialah sekarang. Apa yang saya buat sekarang, apa yang saya lalui sekarang. Apa yang saya sedekahkan sekarang ialah apa yang dikira, bukan tunggu bergelar doktor baru nak berbakti/ bersedekah. What if kalau tak sempat?

Semoga, Allah izin saya jadi doktor cemerlang, bahagia dan beriman.

Supaya apa saja yang dilalui dalam kehidupan, adalah titik2 yang membina khauf dan rajaa pada Allah.

Hanya redha Allah yang perlu kita buru.
Itulah kunci, untuk segala kecukupan.

Hasbiy Allah.

If you love Allah, Allah loves you more.
And when Allah loves you, all in the world will love you.
His love, is the origin of all loves.
<3

Monday, October 10, 2016

Catalyst :)

- bismillah -

Alhamdulillah. Hari2 ada cerita dlm bas.

Hari ni dapat:
A special hug.
A silent help.
A helpful signal.

Thank you.
😃

Mak cik arab peluk sepanjang jalan sebab duduk share bertiga, jadi bila orang lalu lalang naik turun bas akan langgar tangan dia instead of langgar bahu saya. Dan dia tak berhenti bertasbih. Mungkin dia nampak ketidakselesaan saya bila ada lelaki berdiri sebelah dan dekat.

Ada orang langgar2, kemudian ada kawan dia minta tukar tempat berdiri, dan si pengganti pandai jaga jarak, tak langgar2 pun. Sama ada dia minta tukar sebab kesiankan kawan dia naik turun, atau dia nampak kawan dia jenis langgar2 orang suka hati takda perasaan, natijah ialah kebaikan kepada saya juga.

And bila toleh belakang setelah ramai2 turun, ada adik arab sekolah menengah yang selalu naik bas sama2 tunjuk ada seat kosong. Tadi dia macam nakal2 bila ikut jalan di belakangnya otw ke tempat tunggu bas. Ah, kena latih diri baiki sangkaan pada orang! Dan dia ialah abang yg bertanggungjawab, adiknya ada juga dalam bas dan berhenti selepas satu perhentian yang si abangnya turun. Aku pernah jadi saksi kali pertama si adik ditinggalkan dan pesanan si abang kepada adik, pemandu bas dan penumpang agar menurunkan adiknya di hentian seterusnya.

Thank you.
My morning catalysts :)
#ceritadalambaskehospital

Wednesday, October 5, 2016

menghitung kekuatan

Farhana kuat!
Semoga urusan sebelum, semasa dan selepas osce miniosce obstetric & gynecology dipermudahkan.

Beberapa hari sblum exam ada peristiwa besar. Semoga tak terjejas kehidupan saya. Semoga saya okay. Macam mula2 tahu dulu. I am strong to be shaken by such disturbing thoughts.

To love is to learn to let go.

And love isnt limited only to human beings. We can love everything that exists in this world.

Semoga beroleh takdir yang penuh kebaikan.

And finally, my cinderella story is progressing to becoming true...except that i am not the cinderella, i am charles perrault, or maybe his descendants' long-distance cousin.

Free. Free your soul from bad thought.

Semoga kalian beroleh kebaikan. Amiin.

Tuesday, October 4, 2016

Untuk yang keguguran

- bismillah -

Harini, di klinik ibu dan anak.

Ada satu kes, anencephaly (takda tempurung kepala).
Ada satu kes, tak ada fetal heart activity (degup jantung tiada).
Ada satu kes, pelvic uterus (rahim tak nampak).

Kes pertama, ibunya disuruh tunggu berjumpa dengan pakar. Kata doktor kepada kami, bayi itu perlu digugurkan. Si ibu belum tahu. Tapi, apabila disuruh tunggu untuk berjumpa pakar, maka pasti ada sesuatu.

Kes kedua, si ibu perlu datang lagi seminggu. Walaupun sudah diberitahu bahawa anaknya sudah mati. Kata doktor kepada kami, mungkin janin itu meninggal semalam atau hari ini, kerana jasadnya masih ada belum gugur (Missed abortion). Ibunya tiada tumpah darah, cuma sakit perut saja.
Prosedurnya apabila tak nampak degup jantung janin ialah perlukan kepastian untuk ultrasound kali kedua selepas 7 hari. Boleh saja janin itu akan tergugur sendiri, atau perlu diberikan ubat gugur selepas seminggu nanti. Jika bawah 13 minggu, perlukan d&c.

Kes ketiga, si ibu disuruh keluar minum air sebanyak2nya, agar pundi kencing yang penuh dapat menolak rahim ke atas, supaya dapat dilihat dlm ultrasound. Baru lah nampak ada janin ke tiada?

(Selepas 14 minggu barulah rahim wanita dpt di rasa di abdomen, jika sebelumnya akan tersembunyi di sebalik tulang pinggul. Masuk trimester kedua hingga hujungnya, rahim dapat di rasa hingga ke pusat. Dan selepas itu, rahim membesar melebihi pusat hingga ke tulang dada sepanjang trimester ketiga.)

Ketiga2 ibu di atas, sayu dan ada yang menangis. Semoga, Allah menggantikan dengan kurniaan dan pahala yang lebih baik.

Saya pernah berjumpa seorang ibu keguguran ketika round di ward (bukan klinik). Beliau tersenyum. sangat tenang. ini kali pertama keguguran, mengandung kali ke-4. Dalam history, amat tersentuh apabila beberapa hari saja lagi beliau perlu pergi ke klinik untuk check up biasa. Sayang, tak sempat. Jadi apabila ditanya, darah (Hb) bagaimana, sakit kepala kenapa tak jumpa doktor, jawapan ibu itu ialah saya menunggu untuk berjumpa doktor pada tarikh itu...

Saya sebak. Tak sempat jumpa doktor...walau lagi 2-3 hari...janin dah tiada.

***
Scenario dunia, pasti ada
Sesuatu yang tak tercapai, walau sudah memiliki, walau sudah dikandungi...

Kita mengeluh tak dapat mencapai impian memeluk bulan, namun lihatlah ibu2 yang diuji dengan keguguran,

Tidak dapat didakap anak itu walau sudah berada dalam rahim sendiri...

Menunjukkan Allah maha berkuasa,  menetapkan segala sesuatu.

Rezeki.
Sentiasa luas dan diberi.
Dalam keadaan paling baik,
Walaupun manusia merasa kesakitan.

Sakit emosi dan fizikal. Tapi memberi penawar kepada spiritual.

Ah, bukankah rezeki anak itu diperoleh juga melalui jalan yang hampir memutuskan nyawa (sakit ketika bersalin)?

Jika sakit bersalin itu diiringi dengan nikmatnya mendapat anak,
Maka percayalah,
Dan kenapa tidak,
Bahawa sakit keguguran itu, pasti diiringi dengan perkara kebaikan juga....:)

Sakit, yg diiringi kebaikan...keguguran jiga tidak terkecuali.

In shaa Allah.

Bersalin, ada sakit ada tak sakit (bedah).
Keguguran, ada sakit dan ada juga yg tak sakit.

They just happened.

Under His will,
To whoever He chose to bestow His mercy.

Tahniah, wahai ibu yang berbahagia dengan pemberian Tuhan!

Monday, October 3, 2016

Thirst

Astaghfirullah.

Penatnya hari ni. Dahaga. Tapi alhamdulillah kenyang makan roti sosej dan roti daging cincang. Huhu both are processed food!

Balik rumah pkul 3 ptg, panas terik, dlm minda nak beli teh ais ikat tepi. Teh o ais limau ke. sirap laici ais pun heaven dah.

Ah, mimpi di siang hari semua tu! Kat sini mana ada jual minuman mcm tu huhuhu. Pepsi, air kotak jus, ada. Air kotak milo pun xda. Air coklat yg ada pun yg melampau punya ekslusif mcm m&ms, galaxy, sneakers entah eja mcm mana dan adik beradik nya. Konfirm gula naik kencing banyak polyuria lps minum huhuhu.

Jadi, balik rumah, saya bancuh kopi hang tuah+vico+susu, panas. Panas. Haha.

Dapat aromanya~
Panas lidah bila teguk~
Lebih lega dahaga dan letih drpd nak singgah kedai beli air kotak jus sejuk.....

Macam mana la kerja nanti...tp at least nanti kat msia ada banyak warung 😂
Penat dah asyik makan western/arabian. I need nasi putih, ulam, ikan goreng...oh tuhan....😭😭😭

Sunday, October 2, 2016

Tahun baru 1438H

- bismillah -

Alhamdulillah menjejak tahun baru islam.

Jika saya lahir tahun 1423 atau 1424 (saya tak ingat mana satu haha), maka umur saya dah 24-25 tahun hehe.

Secara kebetulannya, saya sedang memasuki chapter hijrah, tajuk ke 3 dalam buku Muhammad the prophet of our time.

Penulis ceritakan, apabila Nabi sampaikan kpd penduduk mekah bahawa mereka diperintahkan oleh Allah untuk berpindah ke madinah, kenyataannya bukan berpindah alamat saja, tapi mereka sedang (perlu) meninggalkan keluarga besar dan tanah air yg dijamin keselamatan dan pelindungan, meninggalkan kehidupan yg pasti utk berdepan dengan kehidupan yg tak pasti lagi bagaimana akan terjadi. Masyarakat arab yg ketika itu hidup berkabilah, agak mustahil dan berat utk keluar dari kabilah sendiri. Jika mati dibunuh pun, orang yg tak duduk dlm perlindungan kabilah takkan ada siapa dapat melindungi.

Oleh itu, iman para muhajir ini sangat tinggi. Mereka keluar dari mekah, dari beloved country, keluar dari linkungan aspek dan budaya yg sudah sebati, pergi ke tempat baru. Apa akan jadi jika sudah jauh beribu batu tinggalkan kaum halaman, apabila sampai di madinah nanti mereka ditindas? Dipulau? Dibenci kerana orang luar? Sebagaimana pandangan masyarakat dunia hari ini kpd pelarian...?

Namun perintah Allah adalah kebaikan, walau suka atau tak suka, kebaikan tetap menguntungkan pelakunya pada akhirnya.

Begitu juga kaum ansar, yang menanti kedatangan 'orang luar'. Menanti kedatangan mereka yg takda saudara, xda tanah, xpernah kenal latar belakang baik buruk? Tapi dengan iman dan taqwa, mereka berjanji dgn nabi bahawa mereka akan memberikan segala apa yang terdaya. Ansar, na-so-ro, membantu.

Dan apa2 penghijrahan yang berlaku selepas itu, tingkatan iman dan darjat yg diperoleh takkan menyamai mereka iaitu kedua2 kaum muhajirin dan ansar.

***
Untuk kita, jika kita ada doubt, ragu2, sedang kita yakin kita sedang menempuh jalan yang Allah suka, bukan jalan yg Allah benci, maka menjadi tanggungjawab kita utk hilangkan ragu, tempuhi dengan berani dan tawakkal.

Kita tak tahu apa yg akan jadi masa depan.

Semoga, tahun baru ini adalah kebaikan di awal dan akhirnya.

Amiin.

1 muharram 1438H
Irbid, Jordan.

Hati2

- bismillah -

Kepada saudari,

Tahniah, tapi jangan terlalu bangga dengan langkah pertama.
Jangan lupa tawakkal di hari depan, mungkin walau tiada kesilapan tapi sesiapa pun bisa dijatuhkan.

Saudari, ingat Allah.
Para quraisy menolak tauhid kerana kepentingan bisnes.
Malah yahudi juga taksub dengan bisnes hingga melupakan moral dan tauhid.
Namun kita ada Khadijah dan para sahabat, yang bisnes mereka adalah simbol rendah diri, keluasan memberi, dan paling penting, tidak pernah rasa memiliki melainkan semuanya adalah hak mutlak Allah.

Mereka, makin banyak harta, makin memberi.
Semakin memberi, semakin berasa cukup.

Kita, insan sederhana yang naik turun imannya,
Makin banyak harta, adakah yakin kita tidak akan - makin berasa tidak cukup?

Dan maafkan saya tak mampu nak melontarkan kata2 ini secara berdepan, kerana pasti akan ada yang kelak menyisih dan disisihkan.

Mendoakan, saudari ialah kelak srikandi kaya yang tinggi nilai rendah diri dan berhati2 dlm setiap langkahnya.

Bukankah mukmin itu sifatnya, berserah...?

Thursday, September 29, 2016

Good morning!

- bismillah -

An ester of autumn mornings

You fell to the ground last night,
and nobody noticed.
but in the morning you were
picked up by a stranger's hand,
held gently and lovingly,
because your presence counts.
Your smell has strengthen a
weak heart that is anxious to
meet the world.

And how many times that we have stumbled, lost and helpless, but Allah get us rised in the morning with hopes and forgiveness afterwards?

Praise is to Allah Who gives us life after He has caused us to die and to Him is the return.
(Dua upon waking up from the sleep)

Good morning farhana, rise and shine!

***
I wrote the above poem when i was alone in the lecture room while waiting for the rest of students to arrive. It was still early in the morning.

I came by bus to the hospital (badiah), a full crowded bus at first that some gets to stand while those who seated had to share the seats. Somehow the situation gets loose as people reached their destinations. But how harsh the condition is, the jasmine flower that i just picked up remained intact, and preserved its smell along the way until i reach the hospital. I did that almost everyday, going to the hospital holding a jasmine flower in between my fingers, with the cloves inside my palm.

Once in a while, i brought it to my tip of the nose. It helps clear out smokes and anything that arent good smells inside the bus.

I suffer from every morning laziness, feeling hard and wanting to cry each time i am on my way to the hospital.
However, so far, i managed to get rid of those bad feelings, eventhough it comes everyday.

Despite my laziness and low mood in the morning, i always reach the hospital early, or the earliest i should say. Not on my own accord (because i have always been a late-comer - and the last to go home - since darjah 1). It just happened. I manage to arrive 15 minutes before 8 am.

And that gives me a plus point to fight my 'depression'. How? :)

As always, there is attendance sheet which need to be signed each day. And as usual, i cant signed it the moment i arrive at the hospital because i arrived way earlier than the secretary. Haha. Tak semangat aku pun, Allah izin sampai awal mcm orang paling bersemangat atas muka bumi. Alhamdulillah tho.
So today, i go to the office at about 8.15am to sign my attendance, and the assistant secretary (who always arrive early before 8am). I greet her good morning, she replied and smiled, asking my name and cheerfully said,

"I have it signed for you!"
"Dah tanda dah nama awak."
"Hattaittu illek."

I gave her the most biggest smile saying thank you so much!
"Shukran!"

And that simply lifted my mood :)

***
Tadi nak turun tangga yg under construction. Ada loose pebbles, ada piles of rubbles. Takkan nak lalu atas timbunan batu besar, jadi pijak jugalah batu2 kecik, of which risiko tergelincir. Pak cik guard sorang datang dari arah sebelah, dia pun nak turun tangga. Dia turun melalui batu2 besar. And as i was descending the unfinished stairs, he was watching me anxiously. He put his steps towards me as if he was anticipating me to fall. Luckily i managed to get hold the wall alongside the stairs. Bila dah selamat, pakcik guard say something, of which i replied terima kasih ambik berat pasal saya 😂

***
Upon entering the hospital gate, ada pak cik guard. I greeted him with salam and smile, and those were another points that lifts my mood.

***
I think, interacting and having good support and experience with surrounding people are among the ways to fight 'morning blues'.

Thank you, those peole simple remarks really made my day.

The assistant secretary who ticked my attendant sheet and recognising me as the earliest to arrive almost everyday, the pak guard yg anxious tgk saya redah tangga tak sudah tu, the pak guard yang jawab salam,
The conductor bus yg ajak saya naik bas dan suruh orang share seat dgn saya, suruh saya naik dulu sebelum budak2 lelaki skolah naik, yg suruh org yg berdiri halang laluan utk turun bas dulu supaya saya dpt naik,
I appreciate everything.

You have done me a very big favor:

Smiles and sudden lifts of mood. You give me another day to live and the courage and spirit to embrace what it has to offer. Thank you Allah for your arrangement for me to meet them early in the morning.

A very good morning indeed :)

Ps: fight!

Monday, September 26, 2016

Hening.

- bismillah -

Dalam doa2ku, tiba2 teringatkan rakan2 yang telah pergi dijemput ilahi.

It has been a long time. How are you? Resting in taman syurga? I wonder how peaceful it is...

As a friend, or more exactly an acquaintance, i can only 'reach' you through the knowledge that you have shared during our plkn.

You taught us of Allah's rememberance. You lead us the prayers and zikir.
You showed us how a practising muslim lives.

Thank you.
I am sorry for your family to have lose you at such a young age.
But in shaa Allah they have gain a lot from your presence when you were living with them before.

I thought of you everytime when i was able to reach ramadan, healthy and alive.
I start to appreciate my 'extra' time.
Who knows, i would be able to reach your shahid level too with my 'extra' breaths given...

Alfatihah.

Nota:
(1)
Daripada Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu katanya,, Rasulullah SAW telah bersabda : Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang berdoa kepadanya.”
(HR Muslim)

(2)
Diriwayatkan oleh sahabat Nabi bernama Talhah bin Ubaidullah, dia berkata: “Dua orang laki-laki dari Baliy datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan masuk Islam. Salah seorang dari keduanya lebih semangat berjihad dari yang lainnya, kemudian dia (orang pertama) pergi berperang sehingga dia menemui syahid. Sedangkan orang yang kedua masih hidup hingga setahun setelahnya, lalu dia meninggal dunia.

Kemudian aku bermimpi seakan-akan aku berada di pintu syurga. Tiba-tiba aku berada di sisi kedua laki-laki tersebut, setelah itu Malaikat keluar dari syurga. Malaikat itu kemudian mengizinkan laki-laki yang meninggal dunia terkemudian dari keduanya untuk memasukinya, kemudian ia keluar lagi dan mempersilakan kepada laki-laki yang mati syahid. Lalu malaikat itu kembali kepadaku dan berkata: ‘Kembalilah kamu, sebab belum saatnya kamu memperoleh hal ini.’

Keesokan harinya aku menceritakannya kepada orang-orang, mereka pun hairan. Mereka lalu memberitahukannya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan menceritakan kejadian tersebut. Maka beliau bersabda: “Perkara yang mana yang membuat kalian hairan?” Mereka menjawab: “Wahai Rasulullah, laki-laki (yang pertama meninggal) adalah orang yang paling bersemangat dalam berjihad dari yang lain, lalu dia mati syahid. Tapi mengapa orang yang kedua (laki-laki yang meninggal terkemudian) jesteru masuk syurga terlebih dahulu darinya?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Bukankah orang ini (laki-laki yang meninggal terkemudian) hidup setahun setelahnya?” Mereka menjawab: “Ya.” Beliau bersabda: “Bukankah dia mendapatkan bulan Ramadhan dan berpuasa? Dia juga telah mengerjakan solat ini dan itu dengan beberapa sujud dalam setahun?” Mereka menjawab, “Ya.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kembali bersabda: “Sungguh, sangat jauh perbezaan antara keduanya (dalam kebajikan) bagaikan antara langit dan bumi.”

It was related by Imam Ahmad in his Musnad (16/170) No. 8380 and by Ibn Majah, Sahih Sunan Ibn Majah by Sheikh Al-Albani (2/345, 346).
http://en.alssunnah.org/site-sections/qisas-alssunnah/40-2010-03-11-07-48-29

Wallahua'lam.

Friday, September 23, 2016

Maybe today is the day...

- bismillah -

Jumaat beberapa bulan yang lalu, saya mendapat jawapan kepada persoalan yang saya tak ada jawapan selepas 3 tahun saya mencari. Pada tahun ke-4 saya dah abaikan persoalan itu. Hinggalah tahun ke-5 baru saya dapat jawapannya.

Dan tak lama lagi, di tahun ke-6 ini, segalanya akan terjawab dan berlaku.

Semoga, farhana tabah dan sabar on what ever that may happen. amiin.

Jaga iman, jangan get disturbed. Jangan sedih. Pray for them who get involved, it is a prayer for you too.

Sabar.

Kesudahan yang baik adalah untuk orang bertaqwa.

Jaga taqwa.

*idiopathic tears*

P/s
Maybe, today is the day...oh Allah, pls soothe me over their words.

Thursday, September 22, 2016

One of a wonderful day in my student life

- bismillah -

"All girls do the same thing," a lady was smiling to me when she walked passed me.

I was surprised.

She turned to the mirror and copied what i had just did moments before.

A laughed out loud and smiled back to her.

I was walking along a dark and quiet connecting corridor when i saw her coming into the sight from the front. I was on my way home after a long weekdays at the hospital. Today is Thursday, marks the end of the week's dawam. I was glad that my dawam ended with today's incidence, greeted randomly by random people, that i smiled all the way till i reached the end of the hallway.

Actually, my day today began pretty good. I was late for morning report, and decided not to enter it at all. Surprisingly, when i reached the hospital compound, my friend told me that there was no morning report for it has been cancelled. Hooray!

Eh, alhamdulillah...

I have clinic rotation at the o&g department today. I was nervous not knowing what to do or what to expect in the clinic. I began with introducing myself and my friends to the residents in charge. Alhamdulillah they were in good mood, for yeah - they replied. (You can expect how helpless medical students are when nobody realised their presence in the room.)

So my friends and i sat there, waiting for the consultant to came into office. We go through our notes, just in case the doctor makes some random pop quiz that will leave us clueless if we dont prepare anything in our mind.

"One student pls come with me to the ultrasound room," a resident called from the door. My friend woke up and followed her, leaving me and another friend behind.
"It's okay, we will take turn after this to see the ultrasound," my friend said to me.
I was unhappy, i wanted to see the US too! I muttered slowly my dissappointment, and to my surprise, another resident heard me.
"It's okay, you can go to learn too," she said with a promising smile. I thanked her and we ended up being in the room with all of us.

Alhamdulillah. I never thought our presence would be noticed by those beautiful residents. I thought they wont even talk to us. These are from my previous experience being in a busy crowded clinic. They even answered all my questions regarding ultrasound findings of the patient.

While this is not true when it comes to the consultant. I wont blame him, but i thought he was one of the most supportive doctors, but my thought wasnt proven to be true. It is okay, i wont elaborate much on negative unhappy stories, the residents being kind are more than enough to make my day in the clinic productive.

In the afternoon after the clinic, i had a seminar to be presented. Since it is khamis and everyone anticipatedly waiting for the seminar to end as early as possible, so the doctor who supervised us ended up giving all the students semi-lecture. I talked a bit about my part and he finished it all.

Khalas. You have presented all my part, doctor.

That is how my khamis, my end of the week rotation at the university hospital began and ended...

Alhamdulillah. I should consider my self lucky though, as if a series if fortunate events.........

Alhamdulillah.

So, perjalanan balik naik bas biru dan bas agwar qadim, luckily the bus take the route yg lalu depan rumah. I sat by the window on a single seat, make no bother that the window is wide open, selak langsir luas2 enjoying the late afternoon sun and wind, as usual. :)

Alhamdulillah.
Among the memories during my mbbs journey that i will be glad to read this back in the future.
In shaa Allah.

P/s i forgot the most important points! In the afternoon break after the clinic, i was sitting in the hospital lobby alone reviewing the history taken from the patients in the morning clinic, for if i go to the hospital library i will likely to fall asleep..., when suddenly my friends from another group came and join me there. They even brought olio pasta for lunch! And 2 courses of halawiyat (desserts) that they received from their arab friends. And of course, i didnt turn their invitation down to eat those food! Sumpah, this was the most blessed day i have ever had. 😃 Alhamdulillah hamdan kathira.

Wednesday, September 21, 2016

Awak tahun 4 ke?

- bismillah -

Awak tahun 4 ke?
Tak, tahun 5. EH TAK saya tahun 6.

Apa punya respons la farhana...

Such a simple thing that can make me happy. Smiling widely dari tangga sampai surau.

Astagfirullah.

But, i cant deny that i feel good about it.
Maybe this is what people say,
It is small thing that counts.
Benda besar kadang kita tak pernah nak hargai pun.

<3

Hihi.

Thursday, September 15, 2016

Wadi rum escape

- bismillah -

Alhamdulillah. Bercuti ke wadi rum, desert camp, tidur sini di padang pasir.

Bangun pagi, pukul 5 jam saya bunyi, kawan saya keluar pergi toilet utk siap utk solat subuh. Saya sambung pejam mata hehe sebab tak solat. Tiba2, ada suara yang melantunkan azan. Azan subuh di tengah padang pasir. Sayup, bergema. Ah, sungguh saya merasakan indahnya sebaran islam. Allah, islam tersebar ke muka bumi gersang ini berkat usaha Nabi Muhammad dan para sahabat! (Semoga Allah merahmati mereka). Usai azan, kedengaran azan lagi sekali dilaungkan, dari kem yang terletak tidak jauh dari sini. Allah. Allah.

Mereka yg melaungkan azan, adalah mereka yg sama yg menari (huhu) pada malam hari di bawah lampu warna warni dan muzik rancak lagi kuat. Clubbing, ialah budaya arab, tp tak ada la arak dan percampuran lelaki perempuan. Kami orang melayu dan tourist ni, malam semalam lari naik bukit pasir utk melihat bintang dan bulan 14.

Indah. Alhamdulillah. Malamnya, dan subuhnya. Aku merasakan jiwaku segar dengan sentuhan Tuhanku. Terima kasih Allah, kerana tidak pernah meninggalkan aku utk mengatur langkah di dunia ini.

Semoga, Allah izin aku melihat dunia dengan pandangan hati yg sentiasa mengingati-Nya.

Semoga Allah ampunkan dosa2ku.

15/9/16
Wadi rum :D

Tuesday, September 6, 2016

Pengalaman

- bismillah -

Dah lama saya tak buat gimik. Hehe. Besar-besaran pulak tu.

Kemarin, lambat keluar rumah. Lambat juga dapat bas. Tunggu punya tunggu, sebuah bas yang sarat penumpang pun sampai. Saya melangkah naik. Walaupun nampak penuh yg berdiri.

Waktu saya berdiri di tangga,
"Hei benet, ma fi makan...(wahai budak perempuan, tak ada tempat ni)" pak cik driver bas laung dari tempat pemandu. Geleng kepala isyarat suruh saya turun.

"Aadi lau anak waggif?" Saya tanya okay tak kalau saya diri je, tak duduk tak apa. Walhal budaya di negeri separa konservatif ini, orang perempuan wajib duduk dalam bas, tak boleh diri, aib katanya.

Pakcik tu berkeras suruh turun juga.

Di sinilah kekuatan wanita. Hahahaha. Saya cakap la, saya ada dawam (office hour).

"Oh enti musta3jilin? (awak tengah nak cepat ke?) Yallah (ok)" pak cik driver bersimpati pada budak sengal ni.

Tu tak cukup gimik lagi. In fact, the gimmick hasnt even started!

Jeng jeng.

"Oh, dia nak masuk dawam (office hour). Dia nak cepat."
"Bagi dia duduk2, dia nak cepat."
"Mari2 duduk sini, kau nak cepat kan?"

Ehh. Tiba2 orang sekeliling bersuara. Satu bas tahu aku lambat, nak cepat, dan ada dawam. Hiuhiuhiu.

Gimmick terbesar bakal bermula....
"Mari sini, duduk atas aku." Sorang mak cik tepuk2 paha dia. OMG biar betul nak duduk atas riba. Mak cik tu saiz tipikal penduduk tempatan arab. Kalau duduk konfirm tinggi kepala aku, sempat lagi fikir kejap.

Aku gelak. Dia gelak balik. Hahaha.

Nak buat mcm mana, nak berdiri, katanya tak elok utk perempuan. So kenala duduk juga. Sama ada share atau atas riba mak cik ni. Waktu ni dah penuh, semua kerusi 2 share bertiga. Ahh, takda pilihan. Janji sampai hospital awal!

Pak cik driver pecut lain macam sbb budak ni musta3jilin. Haha. So kenalah duduk cepat2.

Bila dah labuhkan duduk, mak cik gelak dan kata kuat2 dengan mak cik lain di seat depan, ringannya! Boleh letak dua orang sebelah2. Dia kata jangan takut, duduk je lah. Aku beratkan sikit la duduk aku. Nak duduk 100%, aku teringat mak aku sakit lutut dulu, sejak tu aku tak pernah duduk atas riba mak.

Bas pecut potong2, tapi traffic light lama la pulak.

Aku dah sesak nafas.
Dekat sekilo jalan, atau aku yg rasa panjang tatau la, penumpang ada yg turun. Aku duduk la share dgn yg berdua. Sebab bas still penuh.

Nak bangun dari duduk atas mak cik tu, ke tempat di sebelah, terketar2 lutut. Sebab aku squat kotttt sepanjang dlm bas tu. Squat. Kalau sikit lagi boleh putus nafas.

Then mak cik yg bagi aku duduk atas riba tu turun. Aku nak duduk tempat dia. Tapi budak2 lelaki, budak sekolah yg berdiri tadi cepat2 duduk. Aku pun okay ja lah sebab at least aku duduk share bertiga skarang ni dah okay.

Haha. Gimik seterusnya....

Tiba2 pak cik driver laung sambil tengok melalui cermin tengah.
"Oi budak2 bangun, bagi budak perempuan tu duduk!"

Budak2 sekolah tu pun dengan berat hatinya pun bangun.

Hikhik. Sori dik. Di tanah ini, gender lebih signifikan daripada saiz dan umur. Kehkeh.

So tu lah kisah saya nak ke sebuah hospital luar bandar dari rumah menaiki bas awam.

Kenangan. Mesranya makcik2 buat lawak, dan gentlemen nya orang kat sini.

Alhamdulillah. Duduk di seat sorang tu sampai lah sampai depan hospital.

Gimik last...turun bas rasa lembik lutut. Kalau pakai seluar boleh nampak jalan gelong agaknya. Haha.

Saturday, September 3, 2016

pancuran emosi

- bismillah -

aku dengar dari dia,
kau menangis wahai saudariku,
apabila ditanya tentang cinta hatimu.
kenapa?
rindukah kamu padanya?
atau, air mata itu ialah imbasan episod kesusahan
yang kadang tiada siapa pernah bertanyakan...?

luahkan, jangan simpan
aku mendengar dari sini, walau jauh.
malah mereka yang lain juga ada sedia 
walau kadang mataku kerlipnya bosan
walau kadang tawa kami bagai takkan kehabisan

percayalah,
dlm tawa, ada tangis
dalam riuh, ada sunyi
jangan kamu rasa hanya kamu alami
segala kesedihan yang ada di dunia ini

kongsi,
sekadarnya.
kuatlah,
jangan lemah.
kamu gadis terpilih.

selamat juang sahabatku,
semoga hatimu sentiasa terpujuk.

1153pm, irbid, jo

Monday, August 29, 2016

great lesson from exams

- bismillah -

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ ، لَا إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ


(Ya Allâh, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau).

***

Saya masih ingat, petang itu, saya tak senang hati. Ada risau. Ada resah. Di atas kerusi biru di luar pejabat mak, saya duduk sambil berkali2 menatap ayat di atas dalam buku ma'thurat. Itu kali pertama saya rasa terlalu 'kena' dengan ayat-ayat itu. Itu kali pertama hati dan jiwa saya disapa oleh ayat istighfar ini.

Sebelum ini, jika orang sebut istighfar, maka hanya lafaz 'astaghfirullah' saja yang saya tahu. Tiada lebih.

Petang itu, adalah ketika saya baru selesai menjawab kertas 2 SPM, (tak ingat kertas berapa -,- tapi yang buat karangan tu lah). Sebab saya pilih soalan no 3, iaitu karangan bertemakan kenegaraan. Sesuatu yang rare. Yang saya pilih secara pulsatile. yang saya tahu saya sudah siap menjawab dan merasakan adalah terbaik berbanding jika memilih tema lain yang saya rasa lebih lemah dan susah. saya pilih, kerana merasakan soalan ini saya boleh skor.

hinggalah apabila selesai hantar kertas jawapan, tiba2 saya diserang rasa takut. apa jadi andai, keputusan bahasa melayu saya dalam spm merudum? apa jadi kalau bukan A+? apa jadi, kalau pemeriksa itu lebih suka tema cerita, tema yang panjang2, sedangkan karangan saya ketika itu isinya adalah kenegaraan, sebuah topik yang 'tegas' dalam penyampaiannya, fakta dan tidak menyeronokkan pun jika dibaca.

maka dengan izin Allah, saya mendapat tenang, percaya dan tawakkal dengan kalimah2 isitighfar ini.

Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, 

melalui peristiwa itu, saya belajar, untuk berbeza pandangan dengan orang lain. saya belajar, bahawa saya hanya boleh mengawal persepsi diri, tapi fikiran dan tindakan orang lain, semua itu saya hanya boleh minta tolong dengan Allah.

aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, 
maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.

atas apa yang saya buat, saya hanya boleh minta Allah sempurnakan kesudahannya. harapan yang saya ada, hanya Allah yang akan mendengar dan menjawabnya.

Tapi dalam ayat di atas, kalimah2nya terlalu mendalam, menyentuh jiwa yang sedang memerlukan kepada keampunan Tuhan. Sebuah jiwa yang tahu, dalam ujian dan dosa itu, sebenarnya nikmat Allah dalam lebih besar, lebih banyak.

i only have Allah to depend with.

i gave my best, and the result is actually belong to Him, it is all up to Him to decide what is the best for me.

***
Maka, peristiwa 6-7 tahun lalu terjadi lagi hari ini.

hari ni exam long case pediatric. alhamdulillah, Allah permudahkan.
soalan sudah mudah, doktor2 sangat baik, patients baik, saya sudah usahakan yang saya mampu (semua ini adalah dengan izin Allah.)

Thank you Allah, for everything i have and i want, and for everything You bestowed upon me. 

semoga Allah redha segala pemberiannya dan semoga diampuni segala kekuranganku,

***
(Nabi bersabda) “Barangsiapa mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk penghuni surga.

Sumber: https://almanhaj.or.id/3926-keutamaan-sayyidul-istighfar.html

Tuesday, August 23, 2016

buah tin

- bismillah -

Hari ni, di wad kanak2 di sebuah hospital di luar bandar. hospital khas kanak2.

Situasi biasa, pagi2, nurse akan ketuk2 pintu bilik wad, jerit suruh semua mak2 get ready sebab doktor nak masuk. yg tidur pun zupp bangun, yang tak pakai tudung terus zupppp siap bertelekung. haha. shawl pun belit in 3 seconds. arab-style. haha.

waktu ward round dengan doktor in my group pun, doktor akan suruh pelajar perempuan pergi cek tengok makcik2 tu ready ke tak ready utk doktor dan student laki masuk. kadang, riuh juga mereka makcik2 jerit, doktor senyum je gelak2. mak cik...mak cik...hehe

hari ni, ada sorang mak cik, masuk je dalam bilik tu nampak muka dia awal2. senyum. very radiant. bukan muka ja tapi macam satu jasad mak cik tu bercahaya. huhu. dia senyum pada semua orang. nak ambil history dari dia, tapi dah ada sorang student/post graduate yang tengah interview. tak pa lah, saya ambik patient katil sebelah.

habis student postgrad tu, datang kawan saya ambik history dengan mak cik tu. boleh dengar, mak cik respon sangat lembut, welcoming, siap doa2 lagi bila kawan saya dah nak habis. lepas tu datang pula group lain 2-3 orang, still mak cik tu layannnn orang interview dia. padahal sepuluh kali kot jawab soalan sama. kali ni siap si ayah budak tu datang dan jawab2 soalan students lelaki tu.

ikutkan situasi yg saya pernah jumpa, boleh je mereka nak menolak. tak larat kot jawab soalan sama 2-3 kali.

but they, remain welcoming and supportive as ever...

sesi petang, after habis ward round, saya masuk lagi ke bilik tu untuk buat physical exam pada anak2 bertuah haha. jadi mangsa la jugak. then, something MAGIC happened.....

anak mak cik tadi (patient la), datang from bed to bed bawa sebekas buah tin yang bersinar2 (baca:sudah dibasuh).
- mendoakan semoga Allah sembuhkan penyakitnya (pancytopenia for investigation) dan diberi kebahagiaan dalam keluarga mereka amiin -

he offered me buah tin! of which saya tak pernah makan sebab takut tak sedap kalau beli. tengok je. tunggu orang belikan. haha.

ambik la sebijik. makan dalam bas on the way balik.

SEDAP. i never know fresh figs are delicious! lemak, manis. macam kumboi nyok! hikhik

sambil dalam bas, senyum2 sorang2....
dah tahun akhir, baru merasa...
dah 'rugi' 5 musim buah tin pada 5 tahun lepas hehe

dan, saya mengaku,
buah tin ni, special..
sebab tu ada tempat dalam quran
ada la signifikannya
Allah yang tahu
buat i must admit, saya akui, buah ini ISTIMEWA

bye for now. doakan saya dah nak exam. minggu ni minggu terakhir di wad kanak2 in shaa Allah.
semoga kita semua berolah pengakhiran yang baik dalam urusan hidup dan mati.
amiin.

- miss jakun, 6th year medicine student, irbid :D

Friday, August 19, 2016

Alam realiti

- bismillah -

Appreciate nilai iman yang ada.
Rasa tak senang duduk apabila melihat kehidupan gemerlap di bawah neon,
Celebrations dan events yang kau takut andai akhir nyawa adalah di situ,
Pakaian yang kau tahu kau takkan pernah pakai andai kau hidup di mata rakyat afrika, syria, myanmar,

Minta lindung daripada diuji seperti mereka.
Yg memperlihatkan, yang melihat.
Yang terlalu mewah dan yang terlalu fakir.

Kita hanya manusia yg diasuh melalui ujian.
Bukanlah yg terbaik itu yg ujub bangga melepasi ujian,
Tapi Allah mencari jiwa hamba yang bersyukur diberi petunjuk berdepan ujian,
Dan yang berusaha menunjuk jalan kepada yang lain pula selepasnya berjayanya dia melepasi ujian.

Bukan yang mengaku aku adalah lebih baik daripada mereka,
Kerana itu terang-terangan sifat syaitan yang sesat dan menyesatkan.

Semoga, tidak diuji dengan dunia gemerlapan yang tak ke mana pun, dan semoga hati ini terus menerus melihat segala make up, pakaian, gaya hidup itu adalah kepalsuan sebuah kisah dunia.

Semoga, sensitiviti ini tidak hilang.

/Been to airport dubai, i feel suffocated.
/Scroll ig tgk gaya hidup orang yg popular, i never wish to be in their place!
/Takdak gaya hidup org soleh solehah nak diintai di dlm alam maya haha. Kena cari di alam realiti. Luls.
/Social media, akan menimbulkan rasa kosong dan tak perlukannya, bila iman sedang memuncak. Aduh.

Thursday, August 18, 2016

unexpected things

- bismillah -

(facebook)
In this journey of life, we will be going through a lot of circumstances. Some events are planned, while some are unexpected. But above all, they are tailored and chartered for those going through them, at the best time, in the best condition. To be hurt emotionally, or physically, when we are in our best shape is better than to be in double pain. To still be able to breath manually is better than to be in vegetative state. In every hardness, there are rewards that awaited us in akhirat. It just a matter of time. Nobody lives up to thousand years (ummat muhammad), it is worths to remain positive with preseverence for a couple of years for all those gloomy days to pass.

Monday, August 15, 2016

Paediatrics: emosi dan tugas rasmi

- bismillah -

Hari ini, pagi pergi masuk wad kanak2 di hospital princess rahmah, masuk satu2 bilik. Sebelum ini, suka hati saya ja nak masuk mana.

Masuk bilik satu, katil satu. Tanya mak dia, boleh ke nak ambik history? Tanya anak sakit apa, bila masuk... rupa2nya dah lama masuk, ok takpa, cari patient lain. Tapi, sebelum berpisah, kenalah cakap selamat tinggal pada mak tu dulu, ucap get well soon pada adik tu.

Pergi ke next room, cari patient yang besar sikit. Tapi nampak seorang ibu ni senyum, anak dia baby. Mak cik ni nampak baik, welcoming, nak pergi tegurlah! Hehe.

So tanya2, anak dia pun dah lama masuk. Alaa, baru mula cakap, takkan dah nak blah. So tanya macam ambik history, tapi tak tulis. Rasa lebih manusia. Dapat rasa dan tengok ekspresi muka ibunya bila cakap chief complaint, cerita apa jadi pada anaknya, semua itu lebih real. Sebab, sebelum ni, fokus ialah pada isi2 cerita ibu untuk ditulis dan di analisis, tak pernah menilai dari sudut emosi. Sebelum ini tanya apa test dan procedure yang doktor dah buat pada anaknya utk tulis dlm plan, kali ni tanya sebab nak tahu, apa keputusan test2 tu, nak tahu so anak dia ni sakit apa?

Samalah, bila follow up, assess pasal makanan, aktiviti, tidur, mood...bukan sekadar nak penuhkan requirement utk history, tapi betul2 nak tahu anak dia ada improvement tak? I was there, more to pay a visit, rather than for the sake of history.

Lepas tu, ucap selamat tinggal pada ibu itu dan doakan kesihatan anaknya. (Budaya arab. Melayu? Selamat sihat...huhu awkward)

To my own surprised, mak dia cakap terima kasih, which i interpret as terima kasih dtg ambik berat pada anak dia, sebab sebenarnya saya tak buat apa2 utk dia perlu berterima kasih. Dia juga doakan semoga berjaya. Tak semua makcik doakan begini, selalunya makcik2 yg sangat terharu ja/ or jika saya buat something yg besar like buat physical exam satu badan.

Nikmat yang Allah izin hari ini. Alhamdulillah.
Dengan asbab pergi melihat baby itu walaupun taknak ambik history, Allah izin dpt lantunan doa dari mulut ibu itu.

Semoga saya makin akrab dengan Allah.
Lebih dekat seiring dengan mendekatnya detik perpisahan dari alam sementara ini.

Friday, August 12, 2016

Heal the heart: the cures to worldly needs

- bismillah -

Life is aprroaching early adulthood.
And our mindset and thinking are changing too.

To be immersed in nikmat in childhood, to always get what i wanted,
Or to be satisfied with the replace,
And to be strong headed to achieve what i dreamt for.

As for now, sometimes i lost the strong willpower.
I got lost when i'm in pain physically, emotionally.
I surrendered early before reaching the final point.
I put negative thoughts ahead of positive doa.
Sometimes.

When we started this journey on the same point on the road,
Now upon reaching the end, we have been on different paths.
Some get married, some are making income, some are actively making dakwah.
They are progressing with their life.
They, are advancing.

I have a friend,
That i looked high on her but she puts me on higher state in her thought.
It's not that she always has what i have been wanted,
But i have always want what she has had.
That is what i realised today.

It is not that she has what i thought is my dream,
But i dream of her life.
All this while.

And this is totally wrong.

I know, to be eager to have other's life,
Is the worst thirst in this world.
Luckily i come to realise it before i reach my end point, which is death.
I should focus more in my life.

To pray for other people, to pray for kindness and blessing from Allah to them,
Is to set my life free,
To be liberated from this chain,
To be cured from this illness.
To pray for others is to clean my heart.

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ (10)

Such a beautiful doa from the quran.
Which read as to mean,

"O our Lord! Forgive us and our brothers (and sisters) in Religion who have preceded us in faith, and let not our hearts entertain any ill-feeling against any of the believers. O our Lord! You are All-Forgiving, All-Compassionate (especially toward Your believing servants)."

I was walking behind a happy couple one day,
That i decided to smile secretly and uttered the words of doa, barakallah lakuma, wa baraka alaikuma.
May Allah bless both of you, in every up and down.

And that day i realised, the doa is for me, too.
To set me free from envy nor losing hope.
My portion of rezeki is always there too.

On another day, i was inside the bus the university,
When i was worried all along the way thay i might be late.
Worrying what case would i get that day,
Who is going to be my patient...
Until i heard from the radio,
A beautiful hadith from our beloved prophet Muhammad.
A hadith that again set me free from the chain of worldly needs.

Be mindful of God, and He will take care of you.
Be mindful of Him, and you shall find Him at your side.
If you ask, ask of God.
If you need help, seek it from God.
Know that if the whole world were to gather together in order to help you, they would not be able to help you except if God had written so.
And if the whole world were to gather together in order to harm you, they would not harm you except if God had written so.
The pens have been lifted, and the pages are dry.’ ”

And suddenly all my worries fade.

What ever comes in front of me to do any harm on me, wont be able to do so when Allah is there to protect me from harm. and what ever good things that even if people gathered to give me, wont reach me when Allah says they are not for me.

Whether i was late or what so ever troubles i will be facing, it wont do md any harm. When i seek protection from Allah.

Alhamdulillah.

When life has pushed you to the lowest point,
Never hesitate to admit,
And you should have always realised that before,
That you have nothing in this world.
We are all faqir.
When we know we have nothing, why would we be sad when we cant get all thing we wanted?

We have
None but only His mercy.
That you breath, that you smile,
That you live, that you sleep.

I read about hemolytic anemia,
To even have enough counts of G6PD enzymes is even a huge mercy that you can never exchange with the universe.

Smile
And learn.

May learning medicine attached me to Allah more.
Despite in my up and down of parallel life achievement.

Alhamdulillah, for everything He gave me and for everything He takes from me, they are all belong to Allah, me too, belongs to Him.

:)

Wake up

- bismillah -

Wake up
And get rise
Should you forget
Life has always been nice

Tuesday, August 9, 2016

Smart Phones, Laptops, and Their Effect on Your Smartness

Smart Phones, Laptops, and Their Effect on Your Smartness

TQ my doc

- bismillah -

Jangan mencari dunia lebih daripada akhirat, kelak bagaikan kehausan di padang pasir yang tiada penghujung.

"Kamu semua kena berfikir seperti doktor, tak semua orang boleh belajar medik, dari awal kamu semua sudah mencapai keputusan akademik yang baik, kamu bukan sebarangan orang, segala puji hanya bagi Allah tuhan sekelian alam...(doktor sebut full alhamdulillahi-rabbil-alamin)" panjang doktor resident MH berkata2 pagi itu, bagai hanya satu nafas. Beliau, bijak dan serius orangnya. Kerjanya bukan main-main. Sepanjang dua minggu ini, tak nampak lagi beliau tersenyum apatah lagi ketawa.

Pagi tadi saya sudah keluar dari dewan kerana doktor masih belum sampai setelah 15 minit menunggu. Hari ahad lalu, kami menunggu selama 30 minit sebelum keluar kerana doktor tak muncul2. Yang lawaknya hari ini, ketika sampai di muka pintu, tiba2 ada satu figura yang sedang bergegas masuk ke dewan.

"Mari, mari masuk!" Katanya sambil memegang secawan kopi di tangan. Muka serius seperti selalu.

Eh?

Saya mengekori langkah beliau masuk ke dalam dewan semula. Sambil tersenyum. Pasti rakan2 yang masih belum keluar terkejut dengan kemunculan beliau. Sebenarnya separuh dari dewan sudah keluar lebih awal daripada saya.

Mengambil tempat di sebelah rakan saya saya berbisik kepadanya, "saya jumpa doktor di muka pintu tadi, dia ajak jom jom masuk dewan."

Kawan saya berbisik balas perlahan, "haha nak pulak dia cakap dengan kita..."

Saya tersengih mengenangkan pengalaman on call dengan doktor yg serius itu.

Alhamdulillah alaa kulli hal.
Rezeki masuk kelas walaupun dah keluar.
😃😃😃

Mari menghormati guru-guru kita dengan berusaha untuk memandang sisi baik mereka.

Saturday, August 6, 2016

Marriage advices

- bismillah -

This is a good video for both men and women, married or not-yet-married..

3 self improvements in women:
1) emotional stability 'having control over yourself, dont cry or yell w/out reason, no drama queen'
2) being secured 'dont feel intimidated with other females, be it in-laws, friends. build self-esteem'
3) grow intellectual capacity 'so that you and your spouse wont grow apart that even having a conversation becomes hard (aside from talking about children)'

3 self improvements in men:
1) having self-control 'not being abusive physically, verbally and emotionally, no matter how annoyed you are'
2) being expressive 'learn and grow on emotional level, adopt ideal islamic personality from our prophet'
3) become appealing to your spouse 'find out what your spouse likes and dislikes, what makes them feel loved, attitude-wise, stop negative behaviors that your spouse dont like, then start loving acts'

https://youtu.be/6UXWLIHFIjE

Friday, August 5, 2016

T

- bismillah -

Saat kaca berita menghebohkan satu
rahsia, wajah mulus itu tersenyum redha,
telah tertulis janji setia hingga beberapa
purnama menjelma.

Demi ganjaran yg lebih tinggi, aku
memilih syurga daripada masa depan
ciptaan anganku. Korban, tapi tak siapa di
langit di bumi yang tahu, melainkan
Tuhan yang satu.

Korban, tapi entah taqwa itu wujudkah
untuk dipersembah pada Tuhan?

Ruang angan kecil yang dulu samar, kini
merebak membesar, tapi mengikis,
menghancur, satu per satu, bagai paru
yang diserang bubuk kecil TB.
Sakit di dalam, melarat, merebak...
Oh Tuhan hilangkan resah ini!

Di simpang perjalanan ini, terlalu banyak
tinggalan duka. Walaupun pelangi
seakan tidak pernah hilang, kadang
kabus ini menyesak kerongkong hingga
aku tak mampu untuk bernafas lagi. Aku
buta di bawah pelangi. Hingga di akhir
jalan, matahari sudah malap cahayanya.
Pergi.

Wednesday, August 3, 2016

Nasi arab siyadi

- bismillah -

Hari ni Rabu, makan tengah hari di kafe (pekerja) hospital. Pergi seorang sebab kawan2 dah balik awal.

Menu hari rabu, nasi dengan ikan. (Kat sini tak ada macam di malaysia, tak ada tray nasi campur lauk beraneka jenis, tak ada order nasi goreng usa bagai2...tak ada. Ada sejenis dua set makanan saja, menu ikut hari. Tapi puas hati la makan nasi arab beraneka jenis setiap hari beza, kenyang sampai malam kalorinya)

Dah beli nasi, nampak sorang makcik duduk di meja berdekatan. Hahaha. Rajinkan mulut pergi tanya dia, nak duduk sini boleh? 😂😂😂 Selalu buat personaliti test akan ada soalan gini, akan makan sorang di meja atau akan angkat tray pergi duduk dengan orang lain...first time rasa nak buat gini. Lagipun rasa bosan dan loser la jugak makan sensorang. Er. Sebelum2 ni, makan sambil tengok phone sebab sembang dengan mak sambil makan. Betapa saya tak reti makan sorang2...haha.

So. Duk depan makcik tu, rajin la tanya dia kerja sini ke? Bahagian mana? Lepas tak faham dia kerja bahagian mana, sambung makan. Sambil main phone jugak. Hurm.

Boring2 tak ada notifications baru, sambung tanya makcik tu beberapa soalan lagi. Haha.

"Saya rasa makanan ni masin lah, memang macam ni eh?" Saya tanya dengan muka innocent.
Sebenarnya dari minggu lepas pun rasa lain macam kalau nasi dengan ikan. Masin tahap darah tinggi! Tapi minggu lepas macam bagi peluang kot kot tukang masak error. Memandangkan kali ni pun masin juga masakan ni, kenalah ambik tahu.

"Ya, makanan ni memang masin begini. Dia guna rempah2. Jemput2 sila makan.." Mak cik tu jawab sambil pelawa makan makanan kepada orang yg baru nak kenal makanan arab. Itu sikap mereka kepada tetamu. Dia ingat saya pertama kali mencoba itu nasik.

Ooo anguk2 kepala. Memang masin rupanya......
"Oh. Ada nama ka makanan ni?" Sambung tanya sebab selalu panggil nasik dengan ikan saja.

"Ada. Ruz siyadi."
ارز الصيادي

Maka balik rumah pun google la...
Inilah nasiknya.

Asyik kena nasi beryani, nasi bukhori, nasi kabsah, oozi, mansaf ja...hari ni baru tahu nasik siyadi..

#tahunakhir punya cerita
Hihi.

Monday, August 1, 2016

Baik kpd manusia, Allah yg akan balas

- bismillah -

Today did a small 'presentation' in the middle of hallway of a busy paediatric ward, about congenital lung malformations. There are 13 types of them, alhamdulillah doctor chose only 4 (bronchiogenic cyst, pulmonary hypoplasia, pulmonary AVM, congenital lobar emphysema). He (dr DY) listened attentively, alhamdulillah, which i appreciate his efforts to make sure others to give attention as well. Sebab the specialist lagi humble dan respect students daripada resident beliau... sob sob.
***
Pagi, nak tengok komputer, orang penuh. Beranikan diri, minta nak tengok kejap je, nak tgk nama new admission. Dr yg tgh guna angguk ok, bangun terus, i pull the chair tup tup eh doktor lain (dia baru dtg, muka kalut2, tangan pegang kertas byk2) mai duduk. I was ... ... ... 5 saat ... takpa, takda kebaikan pun utk org yg tak buat baik.. tak ada. So pujuk diri, takpa.. kerja dia memang la lagi penting. And fikir how to overcome this situation, boleh je, pergi tengok vitals setiap katil setiap bilik utk cari new patient... easy peasy i can do that!
tapi AKHLAK tu boleh score kasih sayang Tuhan, kerja siap tak kena marah dengan bos tapi you lose mannerism buat apa kan...nauzubillah perangai mcm ni.
***
So that guy in dr DY team resident. I make no effort to acknowledge his presence.  It was hard to even look at his face. Bai doktot..bai.
***
Semalam tidur awal. Bangun tgh malam buka nelson, takda tajuk yg kena bentang tu. Buka buku embryo before we are born (dulu masa tahun pertama rasa maklumat dlm buku tu banyak sangat), ada pulmonary hypoplasia ja. Ingatkan tu ja. Haha. Sambung tido. Bangun pagi rasa nak tgk medscape. Ada 13 malformations semuanya! So, 2 of them tulis nota dalam bas sob sob, baki tulis lepas ambik history dan siap documentation. PE tak lama sebab mak budak tu tak bagi. Apa2 ja lah makcik... i respect your choice of decision. again, i repeat mantra pujuk hati 'takda kebaikan utk orang yg tak buat baik'. Maka, hikmah nya alhamdulillah banyak la masa nak cover the rest of various lung malformations tu.
***
Lately saya banyak tak sabar. Dan alhamdulillah lately byk juga Allah bagi rasa event supaya latih diri bersabar dan tunggu janji Tuhan. Semoga Tuhan terus mengasihi saya dan memperkuat saya yg byk kelemahan ini.
Kemarin dah menangis atas tangga depan pintu rumah sebab kunci tak boleh buka, baru balik dari hospital dan terlalu penat berjalan tengah panas.
Hari ni boleh masuk rumah, tapi still menangis depan kipas no 3. Tak ada sebab, am just too tired. Lepas seminit, lega lah. Alhamdulillah. Tulis ni pun terapi untuk flashback goodness yg jadi hari ini. Alhamdulillah. Allah saves me today in various occasions.
***
Pagi tadi masuk morning report pukul 8, dr WH dah tunggu. Hihi. What a relieved! Sbb sempat masuk dan duk depan.
Balik petang pukul 3, panasnya macam pukul 12. Sambil jalan balik sorang2, fikir, apa aku dapat dari susah payah sekarang ini? Pergi awal pagi, balik berpanas, kejar masa, dan lain2. 'cari sebab paling kukuh utk terus bertahan!'

Dan yg kekal hanyalah Allah, apa yg ada di langit dan di bumi akan musnah.
Harapan dan ayunan langkah ini, tempat sandarnya hanya pada Dia, Allah tuhanku, yg maha dekat, yg tahu masa lalu dan masa depanku.

Semoga dia mengurniakan kebaikan hidup dan kebaikan alam selepasnya. Amiin.

Segala puji hanya bagi Allah.

😃
Semoga farhana taat dan rajin solat rajin baca quran.
Selamat menjadi hamba Allah yg doktor!

#finalyear #medicalstudent #paedkauh

Thursday, July 28, 2016

Paediatric round in Eidun hospital

- bismillah -

Alhamdulillah. Berakhir round di hospital eidun hari ini (paediatric).

Datang pkul 8 pagi, lepas daftar dan bagai2, pkul 8.45am baru jejak ke wad. Pukul 9 doktor mula ward round. Murah rezeki, 15 minit tu sempat ambik case dan buat physical exam dan summary, pop boleh present depan doktor.

Kalau malas, boleh lepak atau study. Tapi rugilah. Inilah peluangnya nak jumpa pesakit sebenar.

Habis round pukul 11 pagi.

Again, boleh guna peluang utk ambik case dan physical exam. Sambung kes pagi tadi. Jumpa patient baru. Atau stay back study ke.

Atau pilih utk balik awal dan zzz di rumah.

Hidup ini, kita pilih, dan maintain dengan pilihan itu.

Alhamdulillah, hari ini sempat minta doktor discuss pasal approach to child with fever and oral thrush selepas tamat round. Dan sempat palpate cervical LN seorang budak inf mono. Malangnya tak rasa. Takpalah. Lupa pulak nk palpate spleen.

Semalam teragak2 juga nak jumpa pesakit, tapi i just move my feet and enter the respective room. Smile and greet everyone there, cakap nak cek anak mereka. Paksa diri. Lawan malas. Lawan malu. Lawan segan.

وما توفيقي الّا بالله عليه توكلت واليه انيب

Semoga Allah terus buka jalan2 menuju kecemerlangan dunia dan akhirat.
Semoga beroleh kesudahan yg terbaik.

Friday, July 22, 2016

Kata ayah

- bismillah -

Ayah kata dalam panggilan telefon sebentar tadi,
- supaya aku terus menjaga diri, berdikari. Bangun pagi sendiri (ayat ayah), itu kualiti dan tanda aras hidup yg mencecah dewasa (ini ayat aku).
Aku rasa aku banyak kelemahan dalam hidup, tak banyak kualiti, tapi bila ayah notice hal ini, aku terharu.
- kalau malaikat kejutkan tengah malam, kalau tak bangun buat amalan, susahla lepas2 tu nak terjaga pulak sbb kita dah tolak.
- aku mengadu banyak nak kena study. Aku ada main2. Tgk drama.
- ayah kata buat jadual, tengok apa yang dah dilalui dalam kehidupan, and dengan happynya aku cakap pada ayah aku dah siap tampal kalendar planner dekat dinding! Ayah kata sat saja hidup ni.
- 72 bulan pengajian aku. 60 bulan sudah berlalu. ayah ingatkan aku fakta ini. supaya aku bersyukur. dan yakin. Sebab perjalanan hidup aku ini semua bawah aturan Allah. Aku kata dlm tempoh kurang 12 bulan ni, aku kata aku akan usaha jaga berkat. dan jaga niat. Sebab kalau niat lari, aku hanya dpt kertas sijil. Aku nak dapat pahala dan kebaikan dan segenap kurniaan Allah utk perjalanan medik ni.
- aku kata penghujung kita syurga. ayah kata aku masih muda. Aku kata muda pun tak mustahil hidup ini dah dekat dengan penghujung. Ayah kata kawan2 dia dah banyak yang pergi. He must feel that he's more to meet Allah soon, again, theoritically, sebab aku bantah cakap kita tak tahu siapa mati dulu. Dah banyak kali ayah cerita pasal kawan2 rapat dia yg dah bertemu Allah.
Waktu ni aku dah mula menitis air mata. Ayah bagi phone dekat mak.
Dekat airport pun aku menangis sebab kata2 ayah. Tengok mak nangis, aku jadi kuat, tapi bila ayah bagi pesanan, aku jadi lemah.

- ada banyak benda lagi nak jumpa, mcm2 orang lagi akan jumpa, perkara baru nak diteroka, so aku kena bertahan sekarang dan banyak bersabar.
Terus aku menangis di airport penang haritu sebab lepas bergaduh dengan pak cik kaunter cek in sbb beg aku lebih 4 kilo.
Huhu.

Semoga Allah izin kami semua sekeluarga bertemu Allah dalam keadaan terbaik dalam syurga-Nya.

Amin.

A day to remember

- bismillah - Alhamdulillah. Lps grad, bermula lah urusan nak mohon kerja. Mula2 kena isi borang SPA, lapor diri dengan penaja, kemudian i...