Sunday, July 27, 2014

Salam Aidilfitri 1435H

- bismillah -


Selamat hari raya aidilfitri.
Maaf zahir dan batin.

Kullu 3am wa entum bikhair....(wartawan marah wish dalam arab ni...baca awani ye)
Moga setiap tahun kamu beroleh kebaikan :) ini maksudnya...

Alhamdulillah. Sudah tahun ke-3 berada di negara ini.
Bumi syams yang menyaksikan kerajaan islam awal.
Damsyik di utara, mekah di timur, turki di barat laut.
Semangat dan ibrah yang melimpah, namun sentiasa diancam dengan virus hedonisme.

Moga diampunkan dosa-dosa lalu dan yang akan datang.
Moga dipermudah urusan mendatang, hidup dan mati.

Buat keluarga di tanah air, salam perantauan dari anakmu dan adikmu ini...
Segala puji bagi Allah yang mengizinkan 2 hari pertama Ramadan untuk kita berpuasa bersama-sama.
Moga segala amal dan ihsan kalian kepadaku dilipatgandakan oleh Allah.
Terima kasih atas segalanya :)
Juga pada ramadan kali ini berpeluang menyambut ulang tahun hari lahir hijri bersama2.

Inilah adat berada di luar.
Segala peluang ialah harapan,
Segala kurniaan adalah kesyukuran.

Doakan perjalanan saya menjadi doktor yang Allah redha.

Farhana Khalid. 
Kuliah Tibb (School of Medicine), 
JUST, Irbid, Jo.

***
Caption gambar: aidilfitri saya bersama rakan2. in syaa Allah. :D

Sunday, July 20, 2014

psych-logy

- bismillah -

Dulu zaman sekolah, saya suka tulis pasal event yang kalau sekarang boleh dinilai sebagai 'reaction formation'. Ini bahasa psychology. Sebab semm kali ni ambik clinical psychology...heh.

'Reaction formation' - transforming an unacceptable impulse into a diametrically opposed thought, feeling, attitude or behavior;
denying unacceptable feelings and adopting opposite attitudes. (unconscious hypocrisy)

Dan saya tahu sekarang masih tak hilang that perangai.

Pernah tak nampak, orang yang tiba2 cakap2, animated, belagak cute...itu reaction formation la kot? Sbb crush dia baru lalu dalam radius 5 meter. Hehe.

Funny to look back those days. :-)
But that's what make me today.

'Surpression' - deliberately pushing anxiety-provoking or personally unacceptable material out of conscious awareness.

Hati kata: makin kerap jumpa makin ada petanda baik.

Defense mechanism pun bertindak untuk mewaraskan hati:
Pergilah iftar 4 kali pun, kalau bukan jodoh bukan juga, encounter kerap mana sekalipun. Understand?

Heh. 

Thursday, July 17, 2014

Catatan Ramadan 1435H 19th: mh17

- bismillah -

Ramadan yang pilu. bulan yang sayu.
Saya dikejutkan dengan berita mh17 melalui kakak. ketika itu, saya dalam perjalanan ke sebuah rumah hartawan arab untuk berbuka puasa.

sebuah pesawat ditembak tanpa penjelasan. akal seolah tidak boleh mencerna, apa yang sebenarnya berlaku? kaca yang jatuh terhempas lagikan pecah berkecai, ini pula sebuah pesawat yang tingginya beribu-ribu kaki di udara.

entah apa pertimbangan mereka yang melakukannya...

kesedihan ini tidak dapat mengundur semula masa. namun, sungguh, perasaan empati ini sangat menyesakkan dada. takziah pada keluarga. entah bagaimana hebatnya amal mereka hingga diuji hebat sebegitu rupa. masyaAllah.

segalanya sudah tertulis. dalam ketentuan dan keizinan Allah. bukan untuk menganiaya sesiapa melainkan Allah lah pembela mereka yang beriman.

Dialah Allah, tiada Tuhan selain Dia. baginya segala puji di dunia dan di akhirat, dan kepada-Nya kita kembali.
- tak ingat surah apa -

Apakah kamu merasa aman, sedangkan bila-bila masa saja di langit dan di bumi kita akan ditimpa bahaya?
- al-mulk-

hanya pada Allah kita kembali. mati itu bukan sia-sia. itulah pujukan terbaik. dunia ini ada akhiratnya, bukan sekadar terhenti di sini....

***
sebagai orang yang Allah izin kena naik kapal terbang bila nak balik malaysia, Allah, berita ini menggerunkan dan menghantui saya. fobia mh370 masih tak hilang. oh, langit yang luas itu juga tidak selamat!

saya selalu terfikir, di hidup sekarang ini saya ada kehidupan sendiri, jika ditakdirkan terhempas mana-mana macam cerita lost tu, Allah susahnya nak survive. agama kena tegakkan, solat kena jaga, aurat, dan paling penting aqidah, jangan goyah. moga tidak diuji seberat itu.
itu kalau kes terhempas dan masih hidup....
kalau kes terhempas lalu mati... entah lah.

"sebab tu lah kita kena solat musafir... mana tahu ini permusafiran kita ke tempat kematian. apabila sampai ajal, Allah akan mudahkan perjalanan kita ke tempat kematian."
sahabat saya pernah pesan masa tahun satu dulu.

jangan sedih farhana.
sungguh ini satu perjalanan kembali kepada Tuhan,
untuk hidup di akhirat yang lebih banyak kurniaan.
berserah dirilah.
bertaqwalah.
agar mati dan hidupmu dalam rahmat Allah selalu.

innalillah...
dari Allah kita datang, kepada Allah kita kembali.
maka berlapanglah hati.

Friday, July 11, 2014

Catatan Ramadan 1435: Palestin diserang lagi [4:75-79]

- bismillah -

Keberadaan saya di jordan sedikit sebanyak memberi tempias gambaran keadaan di timur tengah.

masyarakat kebanyakannya masih berdepan dengan isu etika dan moral, bukan seperti komuniti di negara maju yang sudah tinggi pembinaan common sense mereka. sebaliknya, masyarakat di sini masih ada yang struggle untuk mencari sesuap nasi, masih ada yang menyorong troli untuk mengutip sampah / barang terpakai. dan paling sayu untuk diketahui semua, budaya meninggalkan plastik roti yang sudah luput tarikh di bawah pokok atau di atas pagar itu wujud kerana ada orang yang akan mengambilnya untuk dijadikan sebagai hidangan!

menurut teori piramid maslow, jika kita masih tidak selesai memikirkan hal keperluan asas, maka tiada ruang sebenarnya untuk kita memikirkan perkara lain selain itu. pendek kata, pembinaan moral dan etika yang tinggi hanya akan terjadi selepas seseorang sudah selesai menguruskan keperluan asasi. jadi, tak hairanlah, negara dunia ke-3 digambarkan sebagai kotor, tinggi jenayah dan banyak 'kekurangan' berbanding masyarakat di negara maju.

menyentuh isu palestin yang diserang oleh israel, perkara ini saya yakin tidak pernah sunyi dan surut. masyarakat datanag silih berganti, namun dalam setiap catatan memori mereka pasti ada catatan 'serangan israel ke atas palestin'. tanyalah generasi tok wan, generasi mak ayah, generasi kita, generasi selepas kita, ramai yang akan memberikan jawapan bahawa mereka TAHU ada peperangan, namun susah untuk mereka ungkapkan BILA bermula dan bila pula berakhirnya....

"setahu saya, sejak saya kecil lagi saya dengan pasal konflik israel-palestin ini..."

adat berada di tempat bergolak, kena berhati-hati dengan tempiasnya. saya tak nak cerita apa yang berlaku, semua itu sudah mendapat liputan media, cuma pilihan di tangan anda nak melihat sebagai media barat atau sebagai media islam. yang pasti, kata-kata Allah adalah yang hak, siapa yang berbohong maka ke atasnya balasan Allah....

saya tertarik untuk berkongsi ayat-ayat Allah berikut: surah an-Nisa ayat 75-79.









وَمَا لَكُمْ لَا تُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ


Dan mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah


وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ الَّذِينَ يَقُولُونَ


dan (sedangkan) orang-orang yang tertindas dari kaum lelaki, perempuan dan kanak-kanak, iaitu mereka yang selalu (berdoa dengan) berkata:


رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْ هَٰذِهِ الْقَرْيَةِ الظَّالِمِ أَهْلُهَا


"Wahai Tuhan kami! Keluarkanlah kami dari negeri ini, yang penduduknya (kaum kafir musyrik) yang zalim,


وَاجْعَل لَّنَا مِن لَّدُنكَ وَلِيًّا وَاجْعَل لَّنَا مِن لَّدُنكَ نَصِيرًا


dan jadikanlah bagi kami dari pihak-Mu pelindung, dan jadikanlah bagi kami dari pihak-Mu pertolongan".

Dalam tafsir terjemah melayu, 'negeri ini' diletakkan sebagai (Makkah).

saya sekadar letakkan terjemah perkataan, makna dan kefahaman adalah milik Allah dan datang dari Allah.

jika direnung, ayat ini siapa pelakunya? kamu itu siapa? mereka yang lemah, sengsara dan meminta pertolongan itu pula siapa?

jika dilihat situasi sekarang, kitalah yang berasa berat untuk berperang. serius. ataupun nak hantar saudara kita pergi berperang? pun berat hati.

dan siapa yang tertindas di negeri yang zalim? kalau setakat kita nampak situasi sekarang, mereka di gaza dan di penempatan islam yang lain...yang dinafikan hak asasi, yang dibakar dan dibunuh sesuka hati.

Ayat seterusnya,
bermaksud:


Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.


Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka: "Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah sembahyang dan tunaikanlah zakat!" Setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebahagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata: "Ya Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami sampai kepada beberapa waktu lagi?" Katakanlah: "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun.


Di mana jua kamu berada, maut akan mendapatkan kamu (bila sampai ajal), sekalipun kamu berada dalam benteng-benteng yang tinggi lagi kukuh. Dan kalau mereka beroleh kebaikan (kemewahan hidup), mereka berkata: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau pula mereka ditimpa bencana, mereka berkata:" Ini adalah dari (sesuatu nahas) yang ada padamu". Katakanlah (wahai Muhammad): "Semuanya itu (kebaikan dan bencana) adalah (berpunca) dari sisi Allah". Maka apakah yang menyebabkan kaum itu hampir-hampir tidak memahami perkataan (nasihat dan pengajaran)?


Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi.


tamat terjemahan ayat 75-79.

dikisahkan dalam Quran, golongan manusia yang tidak sabar-sabar berperang. dalam islam, ada beberapa bulan yang diharamkan berperang.
walau bagaimanapun, pelaksaan syariat solat dan zakat itu tidak pernah diberi cuti. malah, ini boleh jadi tempelak kepada kita kalau kita asyik nak bantu umat islam yang ditindas, atau asyik nak berdakwah sampaikan islam, tapi solat dan zakat kita compang-camping. nauzubillah min zalik. talbis iblis ni, bila kita suka buat benda sampingan, meninggalkan amal yang akan disoal kelak.
tetapi ironinya, dalam sesuatu ketika, apabila sampai kewajipan berperang, tiba-tiba mereka berasa berat dan memberikan alasan. demikiannya kisah manusia dalam ayat di atas....

kitakah manusia itu? sungguh, sanggupkah kita pergi berperang?

dan masih banyak lagi alasan kita......
"kita boleh sumbang derma, kita boleh boikot..dan lain-lain alasan lagi asalkan bukan berperang..."

jika kita takut mati, maka Allah peringatkan bahawa kematian itu yang akan datang kepada kita. kalau ditakdirkan kita mati di pulau A, maka pada hari kejadian boleh saja kita belayar ke pulau A, dengan izin Allah. sedangkang doremon pun ada pintu ajaib, kuasa Allah lebih la lagi dan sempurna pelaksanaannya...

sungguh, saya yang menulis masih lemah. tapi mari jadikan ini peringatan. jika kita menolak kewajipan berperang / berjuang di jalan Allah dengan sebab2 kepentingan diri, moga ayat2 ini menjadi pengetuk sanubari.

sungguh kita lemah. tapi dengan hati yang berlapang dengan ketentuan Allah, penderitaan kita hanya sekejap saja. mana tahu, takdir.

saya akan terus berkongsi ayat2 Allah yang saya rasa nak berkongsi. sebarang tafsiran dan kefahaman kalian, jika betul moga diredhai Allah. jika ada salah faham, moga Allah betulkan dan saya berlindung dari azab Allah.

tidak menanggung dosa seseorang akan dosa seseorang yang lain...

An Israeli airstrike Friday in Rafah, in the southern Gaza Strip. CreditSaid Khatib/Agence France-Presse — Getty Images

7.05pm - jumaat 13 ramadan 

Catatan ramadan 1438H #4

- bismillah - So, right there in front of the kaabah i was standing as a poor girl. No phone, no money, nothing. I only had a bottle of zam...