Friday, July 26, 2013

aku minta supaya faqih tapi bila aku tahu hukum...kenapa berat untuk laksanakan?

- bismillah -

midnight pulse.
shahadatul haq pemimpin dan ahli fatwa, juga ke atas kita rakyat seagama sebangsa.

over the issue "Muslim beauties upset fatwa disqualified them from Miss Malaysia"

4 malay contestants were disqualified from the pageant based on a fatwa stating that muslim cannot enter beauty pageant.
one of them said that, "a lot of people coming and telling me that it is not fair, that malays are not allowed to join the beauty pageant when you are actually represent the malay-sia. so i think it's quite dissappointing"

ini bukan sebab fatwa. bukan sebab melayu. bukan sebab tak patriotik.
tapi fatwa digariskan untuk menjaga individu muslim.

bersyukurlah dengan apa yang kita faham sekarang tentang islam,
tapi jangan lupa hak kita untuk menyampaikan kepada yang lain perlu ditunaikan dengan semampu yang boleh.
walaupun mereka bukan keluarga terdekat kita, tapi ikatan kita sebangsa seagama itu menuntut peranan kita supaya mereka faham juga apa yang kita faham, biarpun ilmu kita tidak melimpah ruah.

saban hari kita minta, "Allah, faqihkan aku dalam agama"
jadikan aku orang yang faham agama, tahu apply agama dalam hidup seharian.
nabi ajar kita untuk minta tu.

maka bila tiba satu masa kita tahu satu hukum, satu fatwa, satu fiqh dalam ibadah, berlapang dadalah untuk menerima nya.

jika isu ratu cantik itu jauh dari kita, maka isu puasa ini dekat. terlalu banyak fiqh puasa.

kata nabi, wahai wanita, bersedekahlah kamu, kerana aku melihat kebanyakan kamu dalam neraka, kerana kamu banyak menyumpah dan tidak berterima kasih.

terus terang cakap, isu wanita dan puasa ini pun satu hal.

'eh, aku boleh puasa tak hari ni?
oh, rupanya bila sudah suci masih tak boleh menjamah makanan biarpun hari itu tidak berpuasa..
fidyah dan qadha', risau anak ke risau mak?'
banyak lagi persoalan wanita-puasa, dari remaja sampai ke menjadi ibu.

siapa lagi tempat merujuk fiqh?
diri sendiri dan pasangan.
ada bahagian dalam penyaksian kebenaran yang kita perlu sampaikan.
kalau bukan bab fiqh, maka bab lain.
kalau bukan orang dekat, maka kepada orang jauh.

peringatan kita sama2, hidup ini penuh jawapan, kepada soalan2 yang bakal disoalkan kepada kita kelak.

أَفَمَن شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِّن رَّبِّهِ ۚ فَوَيْلٌ لِّلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُم مِّن ذِكْرِ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ

Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.

zumar : 22

hati kita lapang untuk mematuhi hukum Allah, itu Allah yang lapangkan.
hati kita sesak rasa berat untuk patuhi hukum pun, itu Allah yang berkuasa memberatkan hati.

so, sama2lah doa Allah pilih kita, untuk hidup dan mati dalam iman dan amal yang diterima.
moga apabila Allah izin kita diberi kefahaman, moga nanti Allah izin juga kita diberi keringan untuk melaksanakan apa yang dituntut.

saling mendoakan ditetapkan langkah dalam redha Allah.
hari ni iman tinggi, mungkin esok zero, kita tak tahu.
sebab tu pentingnya persaudaraan dalam islam.

moga ini ialah hujah kita, bukan hujah ke atas kita, bila ditanya apa kita buat semasa hidup.

sori, video/pics tak perlu di attach utk kemaslahatan dunia akhirat.

tu ja, terima kasih baca. assalamualaikum.
- posted in dome group on 26th july '13.

2 comments:

  1. Kepedulian Kepada Sesama

    Sudah Banyak Kita Melihat
    Tapi Semua Terasa Sirna
    Sudah Banyak Kita Mengerti
    Tapi Sedikit Yang Kita Pahami

    Kemilau Harta Melimpah Ruah
    Justru Hati Kian Gelisah
    Hanya Orang Suka Bersedekah
    Hidup Jadi Makin Barokah

    Harta Hanyalah Titipan
    Pada Saatnya Pasti Dikembalikan
    Mengapa Tidak Dikeluarkan
    Agar Hidup Terselamatkan


    <<=0=>>

    Bank DKI
    No Rek : 50323030085
    a/n : Setiawan Budiarto

    ReplyDelete

Overnight changes

- bismillah - When i left malaysia for my study in jordan 6 years ago, i have nothing in my mind to worry for, except that it maybe the las...